
Tanjungpinang, mejaredaksi – Satpol PP Kota Tanjungpinang menegaskan, telah terjadi aksi perang sarung sebanyak dua kali, yang dilakukan sekelompok remaja setempat.
Aksi perang sarung saat malam ramadan ini terjadi beberapa waktu lalu, di kawasan Tanjung Unggat dan Dompak Tanjungpinang.
“Ada dua tempat dalam satu malam. Di Tanjung Unggat dan Dompak, dekat dengan gedung kaca,” kata Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Tanjungpinang, Irwan Yacob Selasa (19/3).
Yacob menerangkan, awalnya pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, soal adanya perang sarung di kawasan Kelurahan Tanjung Unggat.
Di lokasi, petugas Satpol PP memang menemukan sejumlah remaja, yang terindikasi akan melakukan perang sarung.
“Ada indikasi perang sarung. Jadi kita datang dan cegah. Kita beri edukasi kepada remaja-remaja itu agar tidak melakukan hal ini,” ujarnya.
Selain di Tanjung Unggat, kata Yacob perang sarung juga sempat terjadi di kawasan Dompak. Pihaknya mendapatkan informasi dari media sosial.
“Kalau di Dompak itu viral di medsos. Kita datang ke lokasi, sudah tidak ada perang sarungnya,” tuturnya..
Dalam pencegahan aksi perang sarung, Yacob menegaskan Satpol PP akan terus melakukan patroli di sejumlah titik-titik rawan.
Kemudian, Ia juga meminta kepada masyarakat untuk segera melapor, jika menemukan adanya aksi perang sarung.
“Himbauan kepada orang tua, untuk mencegah anaknya keluar malam. Jika anaknya tidak pulang-pulang, agar mencari keberadaanya,” tutupnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful






