DPRD KepriGaleryParlementaria

Paripurna Penyampaian LHP-BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemrov Kepri 2019

Jajaran Pimpinan DPRD Provinsi KepriTANJUNGPINANG, MR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri menggelar paripurna penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP-BPK-RI) atas penggunaan APBD 2019 Provinsi Kepri.

Paripurna Penyerahan LHP-APBD 2019 dilaksanakan secara daring antara DPRD dan BPK-RI, yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak dan 3 wakil ketua DPRD Kepri, masing-maisig Dewi Kumalasari, Raden Hari Tjahyono dan Tengku Afrizal Dahlan, serta sejumlah anggota DPRD di ruang rapat utama Balairung kantor DPRD Kepri Dompak, Jumat (29/5/2020).

Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Kepri Baharullah Akbar melalui video confrence dengan DPRD Kepri mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kata Baharullah memberikan apresiasi yang tinggi kepda Pemprov Kepri yang telah mempertahan opini WTP untuk ke-10 kalinya. Oleh karena itu, dirinya berharap raihan tersebut dapat dipertahankan sehingga sistem keuangan Pemprov Kepri tetap berasaskan akuntabel dan transparan.

Dengan ini laporan keuangan Pemerintah Pemprov Kepri Tahun Anggaran 2019 meraih opini Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) artinya WTP ini merupakan yang ke 10 diraih Provinsi Kepri, Kendati demikian, lanjut Baharullah raihan tersebut tentu saja tidak terlepas dari sejumlah catatan serta temuan dar BPK. Dimana ada sejumlah laporan keuangan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (ODP).

Ketua DPRD Provinsi Kepri memberi selamat atas keberhasilan Pemprov Kepri meraih opini WTP dari BPK RI. Namun demikian, seluruh catatan dan temuan tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemprov Kepri.

Atas LHP-BPK itu, DPRD juga akan membentuk Panitia Khusus yang membahas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Selain itu, Plt Gubernur Kepri, Isdianto dalam pidatonya mengucapkan rasa syukurnya terhadap raihan yang ke-10 kalinya Pemprov Kepri meraih opini WTP terhadap laporan keuangan.

Kendati demikian, raihan tersebut masih terdapat sejumlah persoalan yang harus diperbaiki demi mewujudkan sistem keuangan yang akuntabel. Oleh karena itu, kedepan pihaknya akan berupaya untuk memperbaiki sejumlah persoalan tersebut.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close