Galery

Provinsi Kepri Lounching 6 Lokasi Pungutan Jasa Labuh Jangkar

Tanjungpinang, MR – Upaya pemerintah provinsi Kepri dalam menambah pendapatan asli daerah (PAD) dalam upaya pemulihan ekonomi terus dilakukan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad dengan memanfaatkan potensi daerah kepri yang berbatasan dengan beberapa negara tetangga.

Menurut Ansah Ahmad, pungutan jasa labuh jangkar salah satu yang diharapkan akan menambah APBD Kepri mulai tahun 2021.

“Tahap awal diperkirakan pemasukan Rp700 juta perhari atau sekitar Rp200 miliar ke APBD Kepri,” ujar Gubernur Ansar saat ¬†meresmikan dua lokasi pemungutan perdana jasa labuh jangkar di area PT Bias Delta Pratama, Galang, Batam, Rabu (3/3/2021).

Setelah meresmikan pungutan jasa labuh jangkar di perairan Galang, Batam,  lima titik pungutan jasa labuh jangkar kembali diresmikan oleh Gubernur bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dalam acara Lounching empat lokasi pungutan jasa labuh jangkarbertempat di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak Tanjungpinang, Selasa (9/3/2021).

Enam lokasi pungutan labuh jangkar yaitu pada area Labuh jangkar perairan Galang dan Kabil Batam, Pulau Nipah Selat Riau, Tanjung Berakit dan Perairan Karimun.

Pengelola pungutan jasa labuh jangkar di enam lokasi terdiri dari PT BIAS Delta Pratama, PT Pelabuhan Kepri, PT Citra Agramasinti Nusantara, PT Pelindo I, PT Maxteer Pratama, dan PT Asinusa Putra. Red

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close