Hukrim

Polres Bintan Berhasil Mengejar Pemilik 2 Kilo Sabu Hingga Ke Sumbawa

Polres Bintan berhasil menangkap SH alias Gondrong pemilik narkotika hingga ke Sumbawa, Provinsi NTB.

Bintan, MR – Kepolisian Resor (Polres) Bintan berhasil mengejar pelaku pemilik narkotika jenis sabu seberat 2 Kg ditambah dengan 49 butir ekstasi, di Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono mengatakan pengejaran pemilik narkotika tersebut, atas pengakuan tersangka berinisial (SK) 34 Tahun asalam Lombok yang lebih dulu ditangkap Polres Bintan pada bulan Juni lalu, di pelabuhan tikus yang biasa disebut Pelabuhan Gentong yang terletak di Pasar Baru Tanjung Uban, Kabupaten Bintan dengan membawa narkotika jenis Sabu dan Pil Ectasy disimpan didalam celananya.

Dari hasil pemeriksaan tersangka (SK) telah mengakui hanya disuruh membawa Narkotika jenis Sabu dan Pil Ectasy tersebut oleh Saudara (JO) warga kenegaraan Indonesia namun saat ini sedang berdomisi di Malaysia dan juga sama-sama berasal dari Lombok. Sementara Narkotika dan Pil Ectasy tersebut akan di serahkan kepada pria inisial (SH) alias Gondrong di Lombok.

Dari pengakuan tersebut, kata AKBP Bambang, Polres Bintan melalui penyidik Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Bintan berkoordinasi dengan Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda NTB dan Polres Dompu serta mengirimkan Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Kita berkoordinasi dengan melakukan kerjasama untuk menangkap pelaku lainnya. Sehingga Ditpolair Polda NTB beserta Personil Polres Dompu berhasil mengamankan DPO berinisial (SH) alias Gondrong yang sedang berada di Pulau Moyo, Sumbawa pada Minggu, 18 Juli 2021 lalu,” ungkap Bambang, dalam konfrensi pers, Jumat (30/7/2021).

Dikatakan AKBP Bambang, setelah dilakukan penangkapan tersebut, Tim Satresnarkoba Polres Bintan menjemput tersangka SH alias Gondrong dari Polsek Pekat Polres Dompu, NTB.

“Pada hari Selasa, 27 Juli 2021, Tim Satresnarkoba Polres Bintan membawa tersangka ke Polres Bintan,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan, lanjutnya, bahwa SH alias Gondrong mengakui bahwa narkotika dan pil ekstasi yang dibawa oleh saudara SK adalah benar akan diantarkan kepada dirinya serta direncanakan akan di edarkan di Provinsi NTB.

Saat ini kedua tersangka masih ditahan di Rutan Polres Bintan dengan perkara UU Ri Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yaitu Pasal 114 Ayat (2) dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 Tahun dan Pasal 112 Ayat (2), Pasal 113 Ayat (2) UU Ri No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kedua tersangka diancaman hukuman Pidana mati dan penjara seumur hidup,” tutupnya. Red

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close