KepriNasionalPemerintahanPeristiwa

Kejagung Sita Empat Bidang Tanah/Bangunan Seluas 26.765 Meter Persegi di Tanjungpinang

Milik TT Tersangka Koruspi PT ASABRI

pemprov
Gedung Tanjungpinang City Center, salah satu aset yang disita Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT ASABRI, di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (23/9/2021).

Tanjungpinang, MR – Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menyita sejumlah aset tidak bergerak berupa tanah/bangunan milik tersangka TT (Teddy Tjokrosaputro) di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (23/9/2021).

Penyitaan aset tersebut merupakan Perkara Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT ASABRI (Persero), Jakarta. Ada beberapa perusahaan periode tahun 2012-2019 yang menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp 22,78 Triliun.

Salah satunya atas nama PT Tanjung Pinang Sakti berupa empat bidang tanah dan bangunan dengan jumlah luas seluruhnya 26.765 M2 (meter persegi), yakni aset-aset milik tersangka TT.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan persnya, yang menyebutkan penyitaan empat aset tersebut telah mendapatkan penetapan Ketua Pengadilan Negeri Tipikor Tanjung Pinang Kelas IA.

“Dalam penetapan tersebut, memberikan ijin kepada Penyidik dari Kejaksaan Agung untuk melakukan penyitaan terhadap tanah dan / atau bangunan di Kota Tanjung Pinang,” ujarnya.

Dijelaskannya, sesuai penetapan Pengadilan Negeri Tanjung Pinang Kelas IA Nomor: 59/Pen.Pid.Sus-TPK/2021/PN.Tpg tanggal 22 September 2021, aset milik tersangka TT yakni, 1 bidang tanah dan/atau bangunan sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 00674/03861 dengan luas 1.700 M2 atas nama PT Tanjung Pinang Sakti. Kemudian 1 bidang tanah dan / atau bangunan sesuai Sertifikat HGB No. 00784/02906 dengan luas 3.568 M2 atas nama PT. Tanjung Pinang Sakti.

Selain itu, lahan lainnya 1 bidang tanah dan / atau bangunan sesuai Sertifikat HGB No. 00864/02775 dengan luas 3.117 M2 atas nama PT. Tanjung Pinang Sakti dan 1 bidang tanah dan / atau bangunan sesuai Sertifikat HGB No. 00818 dengan luas 18.380 M2 atas nama PT. Tanjung Pinang Sakti.

“Terhadap aset-aset para tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara didalam proses selanjutnya,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Teddy Tjokrosaputro adalah salah satu tersangka kasus korupsi dana investasi PT ASABRI, yang merupakan Presiden Direktur PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO). Dia adalah adik kandung dari Benny Tjokrosaputro, yang kini kasusnya sedang disidang di pengadilan. Bar

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close