HukrimPemerintahanTanjungpinang

Bea Cukai Hibahkan 880 Kilogram Hasil Tegahan ke Pemko Tanjungpinang

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpinang Tri Hartana serahkan hibah 880 kilogram beras Merk Daawat kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang.

Tanjungpinang, MR – Bea Cukai Tanjungpinang menghibahkan 880 Kilogram beras Merk Daawat hasil tegahan yang telah menjadi Barang Milik Negara (BMN) ke Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang.

Penyerahan hibah BMN ini, dilakukan Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpinang Tri Hartana kepada Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri di aula Kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Senin (25/7/2022).

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpinang, Tri Hartana, mengatakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memiliki fungsi utama sebagai Community Protector untuk menjaga dan melindungi masyarakat dari masuknya barang barang ilegal.

Sejumlah Barang hasil tegahan yang berasal dari pelanggaran kepabeanan, ditindaklanjuti Bea Cukai lewat berbagai regulasi, mulai dari pemusnahan, Pelelangan, hingga hibah.

“BC Tanjungpinang sebelumnya, berhasil menegah barang berupa beras dengan merk Daawat seberat 880 kilogram dengan nilai perolehan Rp.38.960.000,00,” kata Tri Hartana.

Barang hasil penindakan itu, berasal dari Kawasan Bebas dan telah diurus status kepemilikanya oleh Bea Cukai hingga ditetapkan menjadi Barang Milik Negara (BMN).

BMN beras yang dihibahkan, lanjut Tri, juga sudah mendapat persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam serta berdasarkan hasil pengujian sampel beras Badan Pangan Nasional aman dan layak untuk dikonsumsi.

Barang hasil penindakan yang tidak memenuhi ketentuan di bidang kepabeanan dan telah berstatus BMN, tidak selalu berujung dimusnahkan. Namun dapat dihibahkan dengan mempertimbangkan asas kebermanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Atas hal itu, BMN ini kami hibahkan kepada Pemko Tanjungpinang melalui Dinkes Tanjungpinang,” jelasnya.

Dalam proses pengelolaan barang milik negara, lanjut Tri, Bea Cukai Tanjungpinang terus bersinergi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Batam sebagai salah satu wujud nyata dalam menjaga aset negara.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri mengatakan, Beras yang dihibahkan Bea dan Cukai itu, akan dibagikan kepada masyarakat melalui program vaksinasi Covid-19.

“Ini termasuk beras kriteria khusus. Kami akan bekerjasama dengan BINDA (Badan Intelijen Negara Daerah) bagaimana meningkatkan vaksinasi. Nanti peserta yang divaksin diberikan beras,” katanya.

Ia menambahkan capaian vaksin booster Covid-19 di Kota Tanjungpinang belum mencapai 85 persen. Sementara pada saat ini masih ada 17 kasus aktif dan cenderung bertambah.

Ia berharap dengan adanya pemberian beras, maka animo warga Ibukota Provinsi Kepri untuk mendapatkan vaksin Covid-19 semakin tinggi.

“Mudah-mudahan dengan stimulasi ini bisa untuk memotivasi masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya pembagian beras tersebut, lanjut Elfiani, pihaknya masih akan melakukan rapat dengan BINDA.

“Untuk teknis pembagian berapa-berapanya, kita koordinasi dengan BIN teknisnya. Karena jika ternyata animo tinggi dan berasnya habis itu bagaimana,” pungkasnya. (Bar)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close