KepriPemerintahanPeristiwa

Peduli dan Komitmen Perangi Narkoba, Kejati Kepri Resmikan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa

Kepri Prov
Kepala Kejati Kepri, Gerry Yasid resmikan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Engku Daud Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

Bintan, MR – Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kajati Kepri), Gerry Yasid meresmikan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Engku Daud Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Senin (25/7/2022).

Dikesempatan tersebut, Gerry menyampaikan bahwa tujuan diresmikannya Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa ini dikarenakan pemidanaan penanganan perkara narkoba, khususnya penyalahgunaan, pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika diterapkan dengan pidana penjara.

Selain itu, lanjut Gerry hal ini juga merupakan bentuk kepedulian terhadap korban penyalahgunaan nakroba serta berkomitmen dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika di Kepri. Salah satunya memberikan perlindungan hukum terhadap penyalahgunaan narkotika melalui perspektif keadilan restoratif untuk mencari penyelesaian yang adil.

“Penanganan yang terbaik yaitu menyembuhkan dan memulihkan kembali penyalahguna narkotika pada keadaan semula dan mampu menjalani kehidupan normal seperti sebelumnya. Balai ini khusus untuk pengguna kasus narkotika sebagaimana dimaksud pada Pasal 127 Undang-Undang Narkotika,” kata Gerry Yasid.

Selain itu, Gerry, menyampaikan bahwa dengan hadirnya Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa Provinsi Kepri maka Kejaksaan Tinggi Kepri berupaya untuk dapat berkontribusi selain kepada masyarakat juga kepada Pemerintah dalam mengatasi Over Crowded dalam Lembaga Pemasyarakatan atau Rumah Tahanan Negara.

“Hal ini dikarenakan jumlah penghuni LAPAS ataupun RUTAN saat ini yang melebihi kapasitas dan sebagian besar merupakan narapidana Narkotika. Sehingga ini adalaj jawabannya untuk masyarakat Kepri,” ujarnya.

“Dan kita ketahui masyarakat juga sering mengeluhkan tidak adanya tempat dan sarana untuk para pecandu narkotika agar pulih dari ketergantungan narkotika,” tambah Gerry.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga menyampaikan dengan diresmikannnya Balai Rehabilitasi Adhyaksa diharapkan para korban atau pencandu Napza dapat dilakukan proses rehabilitasi dengan pendekatan yang lebih humanis.

“Balai Rehabilitasi Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Kepri bisa menjadi sarana rehabilitasi bagi para korban dan pecandu narkotika yang ada di Kepri,” singkatnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Gubernur Kepri Ansar Ahmad dengan Kajati Kepri Gerry Yasid, tentang Kerjasama Pelaksanaan Pengobatan dan Rehabilitasi Medis Bagi Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika yang diikuti dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktur RSKJ & KO Engku Haji Daud dr. Kurniakin Girsang, serta disaksikan Bupati dan Walikota se-Provinsi Kepri.

Kemudian juga dilakukan penandatangan Prasasti Peresmian Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa Provinsi Kepri oleh Kajati Kepri Gerry Yasid dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Selanjutnya dilakukan pembukaan kain selubung dan pengguntingan pita sebagai tanda peresmian Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa Provinsi Kepri. (Bar)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close