Tanjungpinang, mejaredaksi – Badan Pengusahaan (BP) Tanjungpinang terus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan infrastruktur pelabuhan di wilayah Kepulauan Riau. Terbaru, BP Tanjungpinang berhasil menghadirkan kembali kapal tongkang untuk melakukan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Moco, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Jumat (4/7/2025).
Langkah ini menjadi sinyal kuat pengaktifan kembali Pelabuhan Tanjung Moco sebagai pintu masuk logistik dan mobilitas barang yang strategis di Tanjungpinang.
Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya Saputra, menyebut bahwa bongkar muat alat berat di pelabuhan tersebut merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk menjadikan Tanjung Moco sebagai pelabuhan utama.
“Ini bentuk komitmen kami menghidupkan kembali Pelabuhan Tanjung Mocoh agar ke depan bisa menjadi pusat aktivitas logistik dan kapal perintis,” ujarnya.
Tak hanya itu, BP Tanjungpinang juga telah mengusulkan pemindahan sandar KM Sabuk Nusantara 48 dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) ke Tanjung Mocoh, guna meningkatkan efisiensi layanan transportasi laut.
Menurut Cokky, Pelabuhan Tanjung Moco sangat layak digunakan untuk kegiatan bongkar muat dan bersandar kapal perintis. Ia juga menekankan pentingnya dukungan aparat penegak hukum untuk memastikan kelancaran dan keamanan operasional pelabuhan.
Lebih jauh, ia berharap keberadaan kawasan Free Trade Zone di Tanjungpinang bisa menjadi magnet bagi investor di bidang industri, perdagangan, dan jasa.
“Kami akan terus bekerja sama dengan Pemko dan Pemprov untuk menarik investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.






