Investor Taiwan Suntik Dana 500 Juta USD Investasi di Tanjungpinang

Tanjungpinang, mejaredaksi – Peta persaingan investasi di Kepulauan Riau (Kepri) diprediksi akan memanas. Badan Pengusahaan (BP) Tanjungpinang baru saja membuat terobosan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama investor asal Taiwan.

Nilai kesepakatan mencapai $500 juta USD, menjadi sinyal kuat bahwa Tanjungpinang tidak lagi sekadar “kota penyangga” namun siap menjadi destinasi investasi yang patut diperhitungkan.

Kepala BP Kawasan Tanjungpinang, Cokky Wijaya, menjelaskan bahwa dana jumbo tersebut akan difokuskan untuk mengakselerasi pengembangan kawasan industri terpadu.

Sektor yang akan digarap sangat strategis dan berorientasi masa depan, meliputi industri pengolahan canggih, transfer teknologi, hingga pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)/solar panel skala besar.

“Ini bukan sekadar investasi biasa, ini adalah momentum. Lahan kita semakin terbatas, jadi kejutan hari ini harus kita manfaatkan maksimal. Investor akan melalui tahapan pra-konstruksi, dan kami targetkan ground breaking sudah dimulai tahun depan. Semoga seluruh proses berjalan lancar,” ujar Cokky, Rabu (1/10/2025).

Ia menekankan, dengan total investasi setengah miliar dolar AS ini, sinergi dan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat, Provinsi, hingga Kota mutlak diperlukan. Tujuannya adalah mempercepat penguatan kelembagaan dan fasilitas kawasan agar investasi raksasa ini dapat terealisasi tanpa hambatan birokrasi.

Respons positif datang dari pihak provinsi. Kepala Barenlitbang Pemprov Kepri, Aries Fhariandi, menyampaikan apresiasi tinggi dari Dewan Kawasan dan Pemerintah Provinsi.

“Kami sangat mendukung langkah BP Tanjungpinang ini. Kehadiran investor Taiwan diharapkan menjadi angin segar yang menimbulkan multiplayer effect positif pada berbagai sektor ekonomi daerah, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pertumbuhan UMKM,” kata Aries.

Lebih lanjut, Aries menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan bukti nyata bahwa daya tarik investasi di Kepri tidak hanya terpusat di Batam.

“Tanjungpinang telah membuktikan dapat menjadi destinasi investasi yang kredibel. Kami optimis, akan ada lebih banyak investor lain yang segera menyusul melihat geliat dan keseriusan ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *