Hukrim

Pedagang Melayu Square Tanjungpinang Resah Akibat Maraknya Pencurian

18 Stand Pernah Dibobol

Stand pedagang di kawasan kuliner Melayu Square. Foto: Ismail

Tanjungpinang, mejaredaksi – Pedagang di kawasan kuliner Melayu Square Tanjungpinang, Kepri mengeluhkan kondisi maraknya pencurian yang terjadi di tempat tersebut. Berulang kali stand pedagang dibobol maling dalam sebulan terakhir.

Buyung, Ketua pedagang Melayu Square mengatakan, dari 18 stand di kawasan kuliner tersebut, hampir semua pernah dibobol maling.

“Sudah berulang kali. Dari gas, Indomie, minuman sachet sampai barang dagangan lainnya,” kata Buyung, Jumat (5/7/2024).

Buyung bersama pedagang lainya berharap keamanan di lokasi tersebut lebih ditingkatkan, baik saat berjualan, maupun saat barang dan alat dagangan ditinggal di dalam stand.

“Kalau setiap hari dibongkar maling, gimana keamanan bagi kami. Ini yang kami pertanyakan ke BUMD,” tambahnya.

Menurutnya, para pedagang sudah melaporkan dan meminta pihak BUMD Tanjungpinang sebagai pengelola memasang CCTV.

Laporan dan permintaan tersebut lanjut Buyung tudak pernah dihitaukan, baghak pedagang malah diminta iuran untuk mengadakan pemasangan CCTV.

“Kita per bulan bayar sewa Rp.500 ribu lebih. Tapi masalah keamanan kami malah tidak diperhatikan. Kita minta CCTV, malah diminta iuran,” ujar Buyung.

Penulis: Ismail

Editor: Panca

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close