Batam, mejaredaksi – Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan longsor sebagai bentuk empati Polri kepada saudara sebangsa membutuhkan uluran tangan.
Langkah Polda Kepri ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memerintahkan jajaran Polda di Sumatera untuk siaga membantu daerah yang terdampak bencana, terutama Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam misi kemanusiaan tersebut, Polda Kepri memfokuskan bantuan ke Kabupaten Aceh Tamiang, wilayah yang kini terisolasi akibat bencanaserta Kabupaten Langsa.
Logistik yang dikirim mencakup sembako, perlengkapan keluarga, kebutuhan harian, hingga dukungan lainnya dengan total nilai mencapai Rp450 juta. Sebagian anggaran juga dialokasikan untuk memastikan distribusi dari Medan menuju Aceh berjalan cepat dan aman.
Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah situasi darurat.
“Polri tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan. Semoga bantuan ini meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh,” ujarnya.
Tak hanya mengirim bantuan, Polda Kepri juga menyiagakan pasukan Brimob sebagai bentuk kesiapan menghadapi kemungkinan permintaan bantuan tambahan.
Sebanyak 173 personel Brimob telah disiapkan melalui Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Mako Brimob Batam. Mereka terdiri dari tim SAR, dapur lapangan, tenaga kesehatan, hingga operator drone—lengkap dengan perahu karet, kendaraan taktis, dan perlengkapan medis.
“Personel Brimob telah siap diberangkatkan kapan saja. Kami bergerak cepat dan tepat,” tegas Kabidhumas.
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin memberi apresiasi atas semangat seluruh personel dan pihak yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini.
“Solidaritas adalah kekuatan kita. Polda Kepri akan terus hadir dan berbuat nyata bagi masyarakat,” tandasnya.






