31 Peserta Adu Gaya di Fashion Show Full Black, Wadah Bakat Anak Tanjungpinang

Tanjungpinang,mejaredaksi – Puluhan peserta tampil percaya diri di atas catwalk dalam lomba Fashion Show Full Black Outfit Casual Icon Bronco48 2026 di halaman Mall Ramayana Tanjungpinang, Sabtu (26/9/2026).

Sebanyak 31 peserta dari kategori A hingga C ikut ambil bagian dalam ajang yang menjadi rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna Kepulauan Riau 2026.

Ketua Panitia Bulan Bakti Karang Taruna Kepri, Poetra, mengatakan fashion show tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan panitia kegiatan untuk memeriahkan rangkaian Bulan Bakti.

“Ini kita kolaborasi dengan kawan-kawan panitia fashion show untuk menggabungkan di kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Menurutnya, rangkaian Bulan Bakti tidak hanya diisi kegiatan seni, tetapi juga sosial dan kepemudaan. Fashion show menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan kreativitas dan potensi anak-anak serta generasi muda.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi lanjutan dari rangkaian yang telah dimulai sejak Jumat (25/9/2026) melalui lomba mewarnai, pembagian beras kepada masyarakat dan kegiatan kepemudaan.

Memasuki panggung fashion show, para peserta tampil dengan busana serba hitam. Meski menggunakan warna yang sama, masing-masing peserta tetap menunjukkan gaya dan karakter berbeda.

Sementara itu, Ketua Panitia Fashion Show, Diana Rine, mengatakan konsep full black dipilih karena warna tersebut dinilai mudah dipadukan dengan berbagai gaya busana.

“Kami mengambil konsep serba hitam karena warna hitam itu cocok dalam segi warna dan fashion apapun,” katanya.

Suasana di sekitar panggung semakin meriah saat para peserta mulai melenggang di atas catwalk. Orang tua dan pengunjung tampak memberikan dukungan kepada peserta yang tampil.

Ia mengatakan kegiatan tersebut telah lama dipersiapkan dan menjadi salah satu upaya menyediakan ruang bagi anak-anak lokal untuk mengembangkan bakat di bidang modeling.
“Kita ingin membangkitkan anak-anak Tanjungpinang supaya lebih maju lagi dan ada wadahnya agar mereka dapat bertumbuh dan mengembangkan bakat anak-anak lokal di Tanjungpinang,” ucapnya.

Penyelenggaraan kegiatan tersebut disebut telah berlangsung sejak 2017 melalui Kepri Top Model. Tahun ini, kegiatan kembali dikembangkan dengan melibatkan peserta dari berbagai kategori.

“Semoga para model yang belum mengikuti bisa ikut bergabung bersama kita,” tutupnya.

News Feed