Tanjungpinang,mejaredaksi – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri memastikan proyek infrastruktur tahun 2026 telah memasuki tahap pelaksanaan.
Dari total 41 paket pekerjaan senilai Rp294,54 miliar, sekitar 90 persen di antaranya sudah selesai dilelang dan dikontrak.
Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, mengatakan hanya tersisa tiga hingga empat paket yang masih menunggu proses lelang.
“Dari total 41 paket, tinggal sekitar tiga sampai empat paket lagi. Selebihnya sudah terkontrak,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, hingga awal Juli 2026 realisasi penyerapan anggaran telah mencapai sekitar Rp73,76 miliar atau 24 persen dari total pagu.
“Sampai kondisi awal Juli atau semester kedua, penyerapan anggaran kami sudah sekitar 24 persen,” katanya.
Ia menjelaskan, mayoritas pekerjaan tahun ini tersebar di seluruh kabupaten/kota, meliputi beberapa pembangunan seperti, jalan, jembatan, kawasan perkantoran Dompak, lanjutan penataan Gurindam 12, renovasi pagar kawasan pemerintahan, rehabilitasi Masjid Dompak, hingga pekerjaan di Bintan Expo.
“Kami memang lebih fokus pada pembangunan di kabupaten dan kota, mulai dari jalan, jembatan hingga kawasan perkantoran di Dompak,” jelasnya.
Empat paket yang belum dilelang meliputi peningkatan Jalan Batu Yodong di Anambas, proyek jalan bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit, peningkatan Jalan Sagulung di Batam, serta pembangunan Rumah Sakit Provinsi.
“Tiga paket jalan segera kami proses. Untuk rumah sakit masih menunggu review BPKP dan diperkirakan satu sampai dua minggu lagi baru masuk tahap lelang,” pungkasnya.






