Korban Meninggal Bencana Lonsor Natuna Menjadi 33 Orang

Tim Tanggap Darurat mengevakuasi korban meninggal dunia dalam bencana tanah longsor di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (9/3/2023). Korban meninggal dunia pada hari keempat proses pencarian menjadi 33 orang. (Foto: Tim Tanggap Darurat)

Natuna, MR – Korban meninggal dunia dalam bencana tanah longsor di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau menjadi 33 orang.

Jumlah korban meninggal dunia ini setelah Tim Tanggap Darurat kembali menemukan 11 korban tertimbun material longsor pada hari keempat proses pencarian.

Data disampaikan Tim Tanggap Darurat, satu dari 33 korban meninggal dunia belum bisa dikenali hingga Kamis (9/3/2023) tengah malam.

Sebanyak 3 orang masih dalam kondisi kritis dan hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit rujukan di Pontianak Kalimantan Barat dan RSUD Natuna di Kota Ranai.

Pada Jumat (10/3/2023), proses pencarian korban kembali dilanjutkan.

Terdapat 21 orang warga yang hingga kini dinyatakan hilang dan belum diketahui keberadaannya.

Abdul Rahman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna menerangkan, cuaca yang belum stabil serta kurangnya dukungan alat berat menjadi kendala dalam proses pencarian.

“Hujan mengakibatkan medan pencarian menjadi becek dan berlumpur. Mengakibatkan tim sulit melakukan pergerakan,” ungkapnya, Jumat.

Kondisi medan yang dipenuhi puing bangunan dan pohon berukuran besar disebut Abdul Rahman menjadi alasan penambahan dukungan alat berat.

Namun ia mendapat informasi jika hari ini akan ada penambahan dua unit alat berat berupa eskavator yang didatangkan dari Kota Ranai.

Penulis / Editor : Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *