Tanjungpinang, mejaredaksi – Menjelang Idul Fitri 2025, toko emas di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mulai diserbu pembeli. Salah satu toko emas di Jalan D.I Panjaitan, Batu 9, mengalami lonjakan pelanggan yang didominasi kaum wanita yang berburu perhiasan untuk merayakan Lebaran.
Peningkatan pembelian sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Selain membeli perhiasan baru, banyak pelanggan memanfaatkan momen ini untuk tukar tambah perhiasan guna mendapatkan model terbaru yang lebih menarik.
“Banyak pelanggan yang tukar tambah, mereka ingin model yang lebih modern untuk Lebaran,” ujar Nasrul, penjaga toko emas di Jalan D.I Panjaitan.
Tingginya animo masyarakat juga didorong oleh harga emas yang masih stabil di angka Rp1,6 juta per gram, setelah sebelumnya mengalami kenaikan akibat fluktuasi harga emas dunia.
Puncak transaksi diperkirakan terjadi pada H-5 hingga H+5 Idul Fitri, di mana setelah Lebaran justru banyak masyarakat yang mulai menjual kembali emas mereka.
“Sekarang mereka beli, nanti setelah H+5 biasanya mereka jual lagi,” tambah Nasrul.
Di Tanjungpinang, emas 22 dan 23 karat menjadi pilihan utama masyarakat. Selama musim Lebaran, omzet toko emas ini bahkan bisa mencapai Rp200 juta per hari.
Penulis: Ismail | Editor: Andri






