Tanjungpinang,mejaredaksi – Harga daging ayam yang masih tinggi membuat Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang turun tangan.
Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), pemerintah menggelar Operasi Pasar Murah khusus daging ayam.
Pelaksanaan akan digelar Minggu (27/9/2026) di Gedung Tengku Mandak, Bintan Centre, Kota Tanjungpinang. Masyarakat bisa mendapatkan daging ayam dengan harga khusus Rp35 ribu per kilogram.
Kegiatan tersebut merupakan kerja sama Pemko Tanjungpinang dengan Asosiasi Peternak Unggas Bintan (APUB) sebagai langkah intervensi harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Kepala Disdagin Tanjungpinang, Riany, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menyasar kebutuhan rumah tangga, tetapi juga membantu pelaku usaha yang menggunakan daging ayam sebagai bahan baku makanan.
“Intinya membantu masyarakat, harga terjangkau. Kita juga membantu pedagang dan pelaku usaha yang menjual makanan menggunakan komoditas ayam,” ucapnya, Sabtu (26/9/2026).
Operasi tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB. Penjualan dilakukan menggunakan mobil boks yang disiapkan APUB di lokasi kegiatan.
Namun, masyarakat yang ingin mendapatkan ayam murah harus bergerak lebih cepat. Sebab, stok yang disiapkan pada awal kegiatan hanya sekitar 500 kilogram.
Jika stok tersebut masih kurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, APUB akan menambah pasokan selama pelaksanaan.
“Stok dibawa 500 kilogram, kalau memang kurang nanti mereka tambah,” katanya.
Pembelian juga dibatasi maksimal dua kilogram untuk setiap orang. Pembatasan tersebut diberlakukan agar masyarakat memiliki kesempatan yang sama mendapatkan daging ayam dengan harga khusus.
Warga yang datang juga diminta membawa kantong atau plastik belanja sendiri dari rumah. Dengan harga Rp35 ribu per kilogram, masyarakat bisa mendapatkan daging ayam dengan harga lebih terjangkau.
Menurut Riany, intervensi ini dilakukan karena kenaikan harga ayam perlu mendapat perhatian, terutama ketika kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha tetap tinggi.
“Karena harga sedang melonjak, kita membantu masyarakat dan pelaku usaha supaya bisa mendapatkan ayam dengan harga yang lebih terjangkau,” pungkasnya.






