Diduga Pelangsir, Sejumlah Kendaraan Kabur Saat Sidak Solar di SPBU Tanjungpinang

Tanjungpinang,mejaredaksi – Sejumlah kendaraan yang diduga pelangsir kabur dari antrean saat Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Senin (19/10/2026) pagi.

Selain itu, petugas masih menemukan kendaraan yang tidak sesuai ketentuan pengisian solar subsidi.

Sidak dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjungpinang di SPBU Km 8 Atas dan Km 10, terkait antrean pengisian solar yang mengular.

Pemeriksaan meliputi kesesuaian FuelCard, yang menjadi akses untuk mendapatkan solar subsidi, dengan STNK, kartu identitas sopir, pelat kendaraan, hingga pajak kendaraan.

Kabid Perdagangan Disdagin Tanjungpinang, Fransiska Desiani Sirait, mengatakan bahwa di dua SPBU itu masih ditemukan ketidaksesuaian ketentuan akses solar subsidi. Kendaraan yang terjaring didata dan diimbau segera melengkapi kesesuaian dokumen.

“Di lapangan terdapat nomor polisi kendaraan yang tidak sesuai STNK, dan kami suruh berbalik karena itu bukan hak mereka untuk mengisi solar, di mana harus sesuai dengan kartu, nomor polisi, STNK masing-masing kendaraan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Angkutan Jalan Dishub Tanjungpinang, Habibi, mengatakan pihaknya turut memeriksa kendaraan berdasarkan data FuelCard. Dari pemeriksaan itu, diduga ada beberapa kendaraan pelangsir yang kabur.

Pemeriksaan kendaraan di antrean solar masih akan dilakukan beberapa hari ke depan, guna mengurai antrean dan memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran.

“Tadi terdapat temuan beberapa kendaraan yang mungkin tidak memiliki FuelCard tiba-tiba kabur dari antrean, sudah kita data dan akan kita tetapkan langkah-langkah ke depannya,”pungkasnya.