Tanjungpinang,mejaredkasi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang mulai membangun gedung kantor baru tiga lantai yang akan digunakan untuk menunjang aktivitas sejumlah bidang strategis.
Pembangunan gedung tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Riau (Kepri), J. Devy Sudarso, di halaman belakang Kantor Kejari setempat, Kamis (25/6/2026).
Gedung baru itu dibangun melalui dukungan dana hibah dari Pemerintah Kota Tanjungpinang senilai Rp3,8 miliar.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan ruang kerja yang selama ini dihadapi sejumlah bidang di lingkungan Kejari Tanjungpinang.
Kajati Kepri, J. Devy Sudarso, mengatakan peletakan batu pertama menjadi awal dari pembangunan gedung yang diharapkan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga nantinya bisa bermanfaat bagi kepentingan pelayanan di masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan gedung baru tersebut dapat mendukung peningkatan kinerja kejaksaan dalam menjalankan tugas penegakan hukum yang humanis.
Sementara itu, Kepala Kejari Tanjungpinang, Rachmad Surya Lubis, menjelaskan gedung baru tersebut akan diperuntukkan bagi sejumlah bidang, yakni Pembinaan, Pidana Umum (Pidum), Pidana Khusus (Pidsus), dan Intelijen.
Menurutnya, selama ini beberapa bidang masih menggunakan ruangan yang sebelumnya memiliki fungsi berbeda sehingga kondisi tersebut belum sepenuhnya ideal untuk menunjang pelaksanaan tugas.
“Dengan adanya gedung baru ini, masing-masing bidang akan memiliki ruang kerja yang lebih representatif. Selama ini ada beberapa bidang yang masih menggunakan ruangan terbatas,” katanya.
Pembangunan gedung tiga lantai tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2026. Selain memberikan kenyamanan bagi pegawai, fasilitas baru ini juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan serta memperkuat koordinasi antarbidang.
Dukungan pembangunan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam memperkuat fasilitas pendukung penegakan hukum.
Disisi lain, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan pemberian dana hibah tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan pelayanan publik, khususnya di bidang penegakan hukum.
“Pembangunan ini sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Kami berharap fasilitas yang dibangun dapat memberikan manfaat bagi aparat penegak hukum sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kinerja institusi penegak hukum.
Setelah prosesi peletakan batu pertama, pembangunan gedung baru tersebut akan memasuki tahapan administrasi dan pelaksanaan teknis.
Proyek ini juga berpotensi dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan ketersediaan anggaran pada tahun berikutnya.








