Tanjungpinang, mejaredaksi – Kuota haji Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada 2027 ditetapkan sebanyak 2.085 jemaah. Jumlah tersebut sama dengan kuota haji yang diberikan pemerintah pusat pada 2026.
Saat ini, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Kepri mulai melakukan pendataan serta mengurus dokumen calon jemaah haji (CJH) yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada tahun depan.
Kepala Kanwil Kemenhaj Kepri, Muhammad Syafi’i, mengatakan kuota haji 2027 telah diumumkan. Sementara itu, calon jemaah masih menunggu informasi resmi mengenai jadwal pelunasan biaya haji.
“Jumlah kuota ini sudah diumumkan. Untuk biaya pelunasan rata-rata Rp23 juta,” kata Syafi’i, Kamis (5/11/2026).
Ia menjelaskan, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2027 mengalami kenaikan. Meski demikian, biaya pelunasan yang diperkirakan rata-rata Rp23 juta tersebut disebut tidak akan membebani calon jemaah.
Menurutnya, pengumuman mengenai jadwal pelunasan akan disampaikan dalam waktu dekat. Karena itu, Kemenhaj Kepri saat ini berfokus pada persiapan administrasi dan kelengkapan dokumen jemaah.
“Untuk pengumuman pelunasan akan diumumkan dalam waktu dekat,” sebutnya.
Kloter Pertama Diperkirakan Berangkat 12 April 2027
Selain memastikan kesiapan dokumen, Kemenhaj Kepri juga mulai mempersiapkan tahapan keberangkatan calon jemaah haji untuk musim haji 2027.
Berdasarkan perkiraan sementara, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji asal Kepri dijadwalkan berangkat pada 12 April 2027. Namun, jadwal tersebut masih perlu menunggu kepastian resmi dari pihak berwenang.
Calon jemaah yang diproyeksikan berangkat pada 2027 rata-rata telah menunggu selama 14 hingga 15 tahun. Mereka umumnya merupakan jemaah yang mendaftar pada 2014 dan 2015.
Lamanya masa tunggu tersebut membuat persiapan keberangkatan menjadi hal penting, termasuk penyelesaian dokumen administrasi dan pemenuhan kewajiban pembayaran biaya haji sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan kuota sebanyak 2.085 jemaah, calon jemaah haji Kepri diharapkan dapat mempersiapkan diri sejak dini sembari menunggu pengumuman resmi mengenai pelunasan biaya dan jadwal keberangkatan.












