Tanjungpinang,mejaredaksi – Rencana ekspansi Indomaret di Tanjungpinang dipastikan tidak hanya menghadirkan investasi baru, tetapi juga membuka peluang kerja besar bagi masyarakat lokal.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyebutkan, total akan ada 25 titik gerai modern yang dibangun secara bertahap. Untuk tahap awal, tiga gerai akan mulai direalisasikan pada Juni mendatang.
Ia menegaskan bahwa persetujuan investasi tersebut disertai syarat utama, seluruh tenaga kerja harus berasal dari masyarakat setempat.
“Kami prioritaskan anak-anak tempatan untuk dapat bekerja. Insyaallah 100 persen tenaga kerja dari anak tempatan,” tegasnya, Senin (04/5/2026).
Namun, ia mengakui bahwa untuk posisi tertentu seperti supervisor masih bersifat sementara diisi oleh tenaga dari luar daerah.
Ia menjelaskan, sejak awal pemerintah daerah tidak serta-merta menerima investasi tersebut tanpa syarat.
Salah satu poin utama yang diajukan adalah kewajiban melibatkan tenaga kerja lokal, bukan sekadar formalitas administrasi.
“Tidak hanya sekadar KTP, tapi benar-benar anak tempatan yang bekerja. Pemerintah daerah juga ikut melakukan evaluasi pelamar,” ujarnya.
Langkah ini diambil untuk menekan angka pengangguran serta memastikan manfaat ekonomi langsung dirasakan masyarakat Tanjungpinang.
Menurutnya, pemerintah tetap membuka diri terhadap investasi yang masuk, selama memberikan dampak positif bagi daerah.
“Kita tidak mungkin menghalangi orang berinvestasi, tapi harus ada manfaat untuk masyarakat,” tutupnya.








