Tanjungpinang, mejaredaksi – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) sekaligus Ketua LPTQ Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan integritas Dewan Hakim menjadi kunci utama suksesnya penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2026.
Penegasan itu disampaikan usai melantik Dewan Hakim, Dewan Pengawas, dan Panitera MTQ XII Kepri di Aston Tanjungpinang Hotel & Conference Center, Sabtu (04/7/2026).
Sebanyak 96 orang dilantik, terdiri atas 86 Dewan Hakim Daerah dan 10 Dewan Hakim Nasional.
“Keberadaan Dewan Hakim merupakan fondasi utama pelaksanaan MTQ. Kualitas penyelenggaraan MTQ tidak hanya dilihat dari megahnya astaka, tetapi juga dari integritas dewan hakimnya,” ujarnya.
Ia meminta seluruh dewan hakim menjalankan amanah secara profesional dengan menjunjung tinggi objektivitas, kejujuran, dan aturan penilaian yang telah ditetapkan.
“Tetaplah menjunjung tinggi objektivitas dan kejujuran. Jangan sampai ada keputusan yang dipengaruhi kedekatan, kesamaan daerah asal, maupun kepentingan pribadi,” tegasnya.
Menurutnya, keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan agar marwah MTQ sebagai ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani tetap terjaga.
“Jangan sampai nama baik MTQ tercoreng. Ambillah setiap keputusan secara musyawarah sehingga pelaksanaan MTQ benar-benar menjadi sarana pembinaan dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh unsur dewan hakim membangun sinergi selama pelaksanaan MTQ agar seluruh rangkaian lomba berjalan lancar.
“Saya yakin integritas, kekompakan, serta komitmen untuk mewujudkan penilaian yang adil dan profesional akan membawa MTQ Kepri semakin berkualitas,” sebutnya.
Ia berharap MTQ XII Kepri mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang siap mengharumkan nama Kepulauan Riau pada ajang MTQ tingkat nasional.






