Bintan , mejaredaksi – Di tengah persaingan dunia usaha yang semakin dinamis, nama George Santos mulai mencuri perhatian sebagai sosok pengusaha muda asal Kepulauan Riau yang berpeluang besar meraih berbagai penghargaan wirausaha nasional dan terbukti dengan Anugerah Pengerak Nusantara 2025 yang diraihnya dalam Program yang digelar Inews Media Grup, Kamis (20/11/2025) malam.
Bukan tanpa alasan, kiprahnya membangun SOLID Holding dinilai berhasil menghadirkan standar baru dalam kepemimpinan bisnis berbasis nilai.
Lahir tahun 1995, George memilih jalur yang tak biasa bagi generasinya. Saat mayoritas wirausahawan muda melaju di sektor digital dan industri kreatif, ia justru menembus industri berat yang biasanya dikuasai pemain senior, mulai dari pertambangan, pelayaran, investasi, hingga hilirisasi alumina.
Keberaniannya mengambil posisi di sektor strategis inilah yang membuat namanya dilirik banyak pihak sebagai calon penerima penghargaan wirausaha inspiratif.
SOLID Holding yang ia bangun dari awal kini menaungi sejumlah anak perusahaan yang bergerak di sektor-sektor vital perekonomian nasional. Ekspansi yang konsisten dan kinerja usaha yang stabil membuat grup ini aktif di pasar domestik maupun internasional.
Namun yang membuat George menonjol bukan hanya skalanya, melainkan filosofi kepemimpinannya. Ia merumuskan lima prinsip : Safety, Open-mindedness, Loyalty, Integrity, dan Discipline (SOLID) yang menjadi identitas seluruh bisnisnya.
“Bagi saya, bisnis bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan dampak jangka panjang,” ujarnya.
Prinsip tersebut tidak hanya menjadi slogan korporat, melainkan panduan nyata dalam setiap keputusan bisnis. Pendekatan berbasis integritas inilah yang dinilai banyak pengamat sebagai alasan kuat mengapa George layak mendapatkan penghargaan wirausaha muda berprestasi.
Di usianya yang tergolong muda, George Santos telah membuktikan bahwa keberanian mengambil risiko, visi jangka panjang, dan nilai-nilai yang kuat adalah kombinasi yang mampu melahirkan bisnis berkelanjutan sekaligus berdaya saing global.






