
Kijang, MR – Sebanyak 80 ton minyak goreng bersubsidi Minyakita tiba di Pelabuhan Peti Kemas Sei Kolak, Kijang, Bintan, Kepri, Sabtu (11/2/2023).
Al Qoyum, dari CV Bintang Perkasa Tanjungpinang selaku distributor Minyakita menjelaskan, minyak goreng bersubsidi yang tiba itu adalah dalam bentuk kemasan 2 liter. Minyak dikirim langsung dari pabrik di Jakarta.
“Nanti yang satu liter akan dikirim dari pabrik di Semarang. Diperkirakan tiba pertengahan bulan ini,” jelasnya.
Minyakita yang nantinya akan dikirim dari Semarang itu dia katakan berbeda ukuran, yakni kemasan 1 liter.
Al Qoyum memastikan Minyakita yang sudah tiba itu akan segera didistribusikan ke masyarakat.
Dijelaskannya, kekosongan Minyakita yang terjadi di Tanjungpinang serta sejumlah kabupaten/kota di Kepri disebabkan beberapa hal.
Sebab pertama disebabkan adanya kenaikan bahan baku.
Selain itu, beberapa pabrik pengolahan Minyakita mengalami kekosongan bahan baku, mengakibatkan produksi tidak berjalan.
“Jadi produksinya agak terhambat. Itu bukan terjadi di satu pabrik, tetapi dialami seluruh pabrik di Indonesia,” jelas Al Qoyum.
Hal inilah dia sebut menjadi alasan sempat terjadinya kekosongan stok.
“Dalam satu bulan biasa masuk 1 sampai 2 kali. Cuma kemarin sempat masuk, tapi tidak begitu banyak. Makanya terjadi kekosongan,” pungkasnya.
“Kita berharap yang masuk sekarang bisa membantu masyarakat. Harganya tetap sama, Rp14 ribu per liter. Silahkan lapor ke Diseperindag jika lebih dari itu,” tutupnya.
Penulis / Editor: Andri












