
Tanjungpinang, MR – Badan Usaha Logistik (Bulog) sub divre Tanjungpinang memastikan ketersediaan beras untuk masyarakat Kota Tanjungpinang, mampu memenuhi kebuthan hingga 5 bulan ke depan.
Asisten Manager Suply chain Pelayanan Publik, Halim Lubis menyampaikan bahwa ketersediaan beras premium di gudang Bulog Tanjungpinang sebanyak 1.400 Ton lebih.
Selain itu, Halim memperkirakan, beras yang dijual kepada masyarakat di sebanyak 300 ton.
“Ketersediaan pasokan beras kita aman, di gudang ada 1.400-an ton. Untuk kebutuhan sebanyak 300 ton perbulannya,” kata Halim, Senin (7/2/2023).
Halim menerangkan, Bulog Tanjungpinang juga telah melakukan sidak harga ke toko binaannya. Rata-rata, pedagang yang menjual beras Bulog tersebut masih normal dan dibawah Harga encer tertinggi (HET).
Dia menerangkan, Het untuk beras Bulog jenis premium senilai Rp. 9,8 ribu per kilogram. Dalam hal ini, toko binaan Bulog Tanjungpinang menjual beras tersebut senilai Rp. 48 ribu kebawah per karung (5 kilogram).
“Kita sidak karena kemarin kita mendapatkan laporan, bahwa harga beras medium ada yang jual Rp. 11 ribu, ternyata sudah kita pastikan tidak seperti itu,” ungkapnya.
Pihaknya, lanjut Halim, juga melakukan pengawasan. Apabila diketahui ada pedagang yang menjual beras Bulog di atas HET, akan dilakukan pembinaan.
“Kita tegaskan akan memberikan memberikan pembinaan terhadap pedagang yang menjual di atas HET. Dan kita akan selalu tinjau harganya,” pungkasnya. (Ico)






