Jelang Nataru, Kepri Dapat Suntikan Beras Premium dari Bapanas

Kepri, Pemerintahan638 Dilihat

Tanjungpinang, mejaredaksi – Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menugaskan Bulog untuk mengalirkan 4.000 ton beras premium dari Sulawesi ke Kepri, langkah yang dinilai krusial untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem dan kenaikan permintaan akhir tahun.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas permintaan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, yang sebelumnya bertemu Bapanas, Bulog, dan Kapolda Kepri di Jakarta pada 10 November 2025 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Ansar hadir bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan, Rika Azmi.

“Kami mengapresiasi respons cepat Bapanas. Ini sangat membantu menjaga ketersediaan beras di Kepri jelang Nataru,” ujar Ansar di Tanjungpinang, Kamis (27/11/2025).

Tak ingin waktu terbuang, Ansar langsung menginstruksikan agar beras kiriman Bulog itu segera didistribusikan merata ke seluruh kabupaten/kota di Kepri.

“Semua wilayah harus mendapat pasokan. Ini penting agar stok aman, harga pun stabil,” tegasnya.

Keputusan pengalokasian beras ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri menjaga stabilitas pangan.

Dalam rapat High Level Meeting TPID sebelumnya, Ansar menyoroti ancaman tekanan harga yang kerap muncul menjelang akhir tahun—mulai dari cabai merah, ikan, minyak goreng, ayam ras, hingga tentu saja beras.

Dengan inflasi Kepri per Oktober 2025 tercatat di angka 0,36 persen (mtm) dan 3,01 persen (yoy), kondisi masih dalam batas sasaran nasional. Namun Ansar menggarisbawahi pentingnya langkah antisipatif menghadapi risiko cuaca ekstrem dan lonjakan permintaan.

Sementara itu, Kepala BPS Kepri, Margaretha Ari Anggorowati, menyampaikan optimisme bahwa inflasi jelang Nataru dapat dijaga di bawah 3,5 persen, apalagi sejumlah program pengendalian harga dinilai berjalan efektif. Termasuk di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak menimbulkan lonjakan permintaan di pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *