
Natuna, MR – Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna ikut serta dalam latihan solidaritas Asean Exercise-01 Natuna di Sabang Mawang Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.
Latihan ASEAN Solidarity Exercise Natuna 2023 (ASEX-01 N) ini resmi ditutup oleh Panglima TNI Laksamana TNI, Yudo Margono pada Sabtu (23/9). Dalam latihan tersebut, Kantor SAR Natuna mengerahkan Tiga alut laut, yakni KN SAR 245 Sasikirana dan Rigid Inflatable Boat 01 dan 03.
Kegiatan latihan yang melibatkan seluruh angkatan bersenjata dari negara ASEAN menitik beratkan pada kegiatan-kegiatan pengamanan kawasan maritim.
Seperti aksi pencarian dan penyelamatan, program civil engineering (ENCAP), layanan kesehatan (MEDCAP), dan kegiatan diskusi para ahli (Subject Matter Expert Exchange), deck landing qualification, dan replenishment at sea.
Laksamana TNI Yudo Margono berharap latihan ini dapat meningkatkan kerjasama regional dalam bantuan kemanusiaan dan bencana, serta operasi keamanan maritim dengan berlangsungnya ASEX-01 N.
Panglima juga berharap seluruh unsur yang terlibat dalam ASEX-01 N, dapat memanfaatkan momen latihan untuk saling belajar dan meningkatkan profesionalisme kerja.
“Kegiatan ini akan memperkuat dan mempertajam kemampuan kita dalam memelihara perdamaian, kesejahteraan, dan keamanan di kawasan,” ujar Panglima TNI saat menutup latihan ASEX-01 N di Natuna.
Dia menerangkan, TNI yang merupakan sebagai penggagas dari latihan ini, ingin menekankan persatuan antar negara anggota akan terus dan selalu terpelihara. “ASEAN harus selalu merawat persatuan dan hubungan yang harmonis antar sesama di tengah keragaman,” kata Laksamana Yudo.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman menyampaikan bersyukur, atas pihaknya yang bisa ikut terlibat pada gelaran latihan solidaritas Asean Exercise-01 Natuna.
Menurutnya Basarnas melalui Kantor SAR Natuna akan semangkin profesional dalam menjaga keselamatan di wilayah Maritim Natuna. Ini menjadi momentum bagi Kantor SAR Natuna guna memperkuat sinergi.
“Lalu meningkatkan militansi dalam upaya mendukung Pencarian dan Pertolongan serta menjamin keselamatan Pelayaran di wilayah perbatasan utara Indonesia,” ungkap Abdul Rahman.
Adapun 10 negara ASEAN yang terlibat dalam ASEX-01 Natuna 2023 ini yaitu, Indonesia sebagai penggagas dan tuan rumah, kemudian Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Kamboja, Thailand, Laos, Myanmar, Vietnam, dan Filipina, sementara Timor Leste bertindak sebagai observer (pengamat).
Dalam sesi latihan, TNI mengerahkan dua kapal perangnya, yaitu KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 dan KRI Jhon Lie-358. Sementara Angkatan Tentara Malaysia, mengerahkan satu kapal patrolinya KD Terengganu.
Brunei Darussalam juga mengerahkan satu kapal patrolinya KDB Darul Ehsan, dan Singapura mengerahkan kapal perang berjenis korvet RSS Vigour.
Penulis/Editor: Rico






