Saksikan Final Takraw, Nurdin Minta Warga Kepri Giat Olahraga

Gubernur Kepri memberikan piala kepada tim juara sepak takraw
Gubernur Kepri memberikan piala kepada tim juara sepak takraw

MEJAREDAKSI,Tanjungpinang– Gubernur H Nurdin Basirun mengajak warga Kepri sama-sama memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat. Banyak hal positif jika aktivitas berolah raga sudah mewabah di masyarakat. Nurdin mengatakan olah raga itu bisa untuk prestasi, hobi ataupun rutinitas masyarakat.

“Bersama kita harus memajukan olah raga di Kepri,” kata Nurdin saat menghadiri partai final Bulang Cup I di Kelurahan Kampung Bulang, Tanjungpinang, Selasa (17/4) petang.

Aktivitas olah raga harus menjadi cerminan dan kebiasaan. Olahraga bisa menjadi contoh baik untuk anak-anak, sehingga mereka terbiasa dengan kegiatan yang positif.

Nurdin mengaku, di antara kesibukkan rutinitas kerjanya, berkali-kali dia memilih untuk melakukan olah raga. Sepak takraw menjadi salah satu pikiran Nurdin beraktivitas.

Menurut Nurdin, dengan berolah raga kepenatan dari kerja sehari-hari bisa hilang. Bahkan tubun dan fikiran menjadi fresh kembali. “Jika ada olahraga seperti pertandingan takraw ini selalu ajak anak dan keluarga meramaikannya,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, aktivitas olah raga juga ikut membangun integritas anak bangsa. Ada sportifitas, kejujuran dan nilai-nilai positif dalam setiap permainan.

Gubernur Kepri menyalami tim sepak takraw setelah selesai pertandingan
Gubernur Kepri menyalami tim sepak takraw setelah selesai pertandingan

 

Saat di Kampung Bulang, Nurdin menyaksikan pertandingan antara Jatayu B melawan All Star Kijang yang memperebutkan peringkat tiga dan empat. Partai final mempertemukan SMA 4 A dan SMA 4 B. Juara pertama diraih oleh SMA 4 A.

Nurdin ingin anak-anak yang terlibat dalam pertandingan ini terus dibina. Supaya kualitas mereka semakin baik dan anak-anak yang lain serta punya kemampuan terlibat aktiv dalam banyak olah raga. “Kita harus fokus membina anak anak ini menjadi masa depan kepri di bidang olah raga sepak takraw,” kata Nurdin. (str)