Tanjungpinang, mejaredaksi – Agus Hendrayady (51), seorang dosen Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah), ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jl. Ciku Blok I No. 13, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kamis (9/1/2025) malam.
Penemuan jasad Dosen dalam keadaan membusuk ini mengejutkan warga sekitar.
Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Zubaidah, menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam posisi telungkup dan tidak bernyawa. Petugas Polsek segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Saksi melihat pagar rumah korban tidak terkunci dan mencium bau menyengat, sehingga warga memutuskan membuka paksa pintu rumah,” ujar AKP Zubaidah.
Mayat korban ditemukan oleh M. Nasir Saleh, ayah korban, sekitar pukul 22.10 WIB. Saksi yang baru pulang dari masjid mencium bau menyengat dari arah rumah anaknya.
Saat mencoba mengetuk pintu, tidak ada respons. Setelah meminta bantuan anggota keluarga lainnya, pintu rumah akhirnya berhasil dibuka dengan linggis.
Korban ditemukan dalam kondisi terbaring tengkurap di kasur dengan mengenakan kaos hitam dan celana pendek biru. Bau menyengat mengindikasikan korban telah meninggal selama beberapa waktu. Saksi menyebutkan bahwa korban tidak terlihat selama dua hari terakhir.
AKP Zubaidah menjelaskan bahwa korban diketahui tinggal sendirian di rumah tersebut. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak adanya tanda kekerasan atau bekas luka di tubuh korban.
Untuk memastikan penyebab kematian, jasad korban telah dibawa ke RSUP Raja Ahmad Tabib untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Korban diperkirakan telah meninggal satu hingga tiga hari sebelum ditemukan. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis,” tutupnya.
Penulis: Ismail | Editor: Andri






