500 Atlet dari 27 Negara Siap Serbu Bintan, Kepri Kebut Persiapan Tour de Bintan 2026

Tanjungpinang, mejaredaksi – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau ( Pemprov Kepri) mempercepat berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Internasional Tour de Bintan 2026, ajang balap sepeda internasional yang akan diikuti lebih dari 500 peserta dari 27 negara pada 21–23 Agustus 2026.

Persiapan tersebut dibahasa dalam rapat koordinas yang digelar di Gedung Daerah Tanjungpinang. Salah satu fokus utama adalah kesiapan infrastruktur jalan yang akan dilalui para peserta selama perlombaan berlangsung.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, mengatakan perbaikan jalan menjadi priotitas utama guna menjadi keselamatan atlet sekaligus menjaga nama baik Kepri sebagai tuan rumah.

Menurutnya, Gubernur Kepri memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan lintasan balap agar seluruh peserta dapat berlomba dengan aman dan nyaman.

“Soal teknis pemeliharaan jalan ini diusahakan sudah selesai 14 Agustus, karena kegiatan akan dilaksanakan pada 21 Agustus mendatang,” ujarnya usai Rakor, Selasa (09/6/2026.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna memastikan seluruh kebutuhan teknis dapat dipenuhi tepat waktu.

“Alhamdulillah Pak Gubernur cukup memberikan apresiasi akan kegiatan ini. Kami terus memfasilitasi berbagai kebutuhan agar pelaksanaan Tour de Bintan berjalan lancar,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Utama Tour de Bintan, Raja Azmizal, menjelaskan rangkaian perlombaan akan berlangsung selama tiga hari dengan beberapa kategori balapan.

Hari pertama akan diawali dengan kategori Individual Time Trial sejauh 17 kilometer di kawasan wisata Lagoi. Selanjutnya peserta akan mengikuti kategori Gran Fondo dengan pilihan jarak 70 kilometer dan 100 kilometer.

Puncak kegiatan digelar pada 23 Agustus melalui balapan resmi kategori UCI 1.2 sejauh 150 kilometer yang diikuti 11 tim profesional internasional.

“Balapan puncak diikuti 11 tim profesional. Untuk kategori 150 kilometer ini menjadi salah satu daya tarik utama Tour de Bintan tahun ini,” jelasnya.

Selain menjadi ajang olahraga kelas dunia, Tour de Bintan 2026 juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Kepri berencana menghadirkan pelaku UMKM dan pertunjukan seni budaya Melayu di sejumlah titik kegiatan.

“Gubernur meminta agar UMKM makanan tradisional Melayu dilibatkan dan didukung dengan penampilan seniman lokal dari Bintan sehingga peserta dan wisatawan dapat merasakan kekayaan budaya daerah,” ungkapnya.

Hingga saat ini, lebih dari 500 peserta dari 27 negara telah terdaftar. Mayoritas peserta berasal dari luar negeri, di antaranya dari Singapura, Malaysia, Inggris, Australia, Jepang, Korea Selatan, dan China.

“Sekitar 90 persen peserta berasal dari luar negeri. Ini menunjukkan Tour de Bintan masih menjadi salah satu event sport tourism yang diminati komunitas sepeda dunia,” pungkas Raja.