Kepri Targetkan Tanam 58.500 Bibit Mangrove Sepanjang 2026

Tanjungpinang,mejaredaksi – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menargetkan penanaman 58.500 bibit mangrove sepanjang 2026 sebagai upaya memperkuat perlindungan kawasan pesisir dan mitigasi perubahan iklim.

Target tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kepri, Hendri, saat peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 yang ditandai penanaman 1.000 bibit mangrove, Minggu (26/7/2026).

“Sebanyak 58.500 bibit mangrove akan ditanam di Pulau Batam dan Pulau Bintan sepanjang tahun 2026,” sebutnya.

Sekretaris Daerah Kepri, Misni, mengatakan penanaman mangrove merupakan langkah nyata menjaga ekosistem pesisir yang memiliki manfaat besar bagi lingkungan.

“Penanaman mangrove di pesisir pantai bukan sesuatu yang kecil, tetapi berdampak besar dalam rangka menyelamatkan dunia,” kata Misni.

Menurutnya, mangrove berfungsi melindungi garis pantai dari abrasi, menjadi habitat biota laut, sekaligus menyerap karbon yang berperan mengurangi dampak perubahan iklim.

“Satu mangrove yang kita tanam hari ini akan berdampak besar bagi alam, generasi, dan masa depan kita,” ujarnya.

Ia juga menegaskan gerakan menanam mangrove tidak boleh berhenti pada peringatan hari besar, tetapi harus menjadi kegiatan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Kepri juga memberikan penghargaan kepada tiga pegiat lingkungan dari Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia atas kontribusinya dalam pelestarian ekosistem mangrove di Kepri.