Dispar Kepri Sebut Penerbangan Baru Tak Kurangi Kunjungan Wisman

Tanjungpinang,mejaredaksi – Dinas Pariwisata Kepri menyebut penerbangan baru dari Singapura tidak akan mengurangi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepri.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, mengatakan Kepri masih memiliki keunggulan karena lokasinya yang dekat dengan Singapura.

“Kepri tetap jadi pusat destinasi utama, karena ada kelebihannya. Terutama jaraknya yang cukup dekat,” kata Hasan, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, Kepri juga memiliki berbagai daya tarik wisata, termasuk kuliner. Selain itu, hubungan sejarah dan kedekatan antara masyarakat Kepri dengan Singapura dan Malaysia menjadi nilai tambah.

“Jika memang membuka penerbangan luar Kepri, ya silakan saja. Karena sejauh ini wisman di Kepri masih dominan dari Singapura dan Malaysia,” sebutnya.

Hingga Juni 2026, jumlah kunjungan wisman ke Kepri telah mencapai sekitar 1,2 juta kunjungan. Angka tersebut masih didominasi wisman asal Malaysia dan Singapura, dari target 2,7 juta kunjungan sepanjang 2026.

Namun, Anggota DPRD Kepri Rudy Chua meminta pemerintah daerah tetap waspada.

Menurutnya, penerbangan langsung dari Singapura ke sejumlah daerah lain di Indonesia membuat pilihan destinasi wisatawan semakin banyak.

“Apalagi harga tiketnya memadai untuk wisatawan jangka pendek tiga sampai empat hari,”ucap Rudy.

Ia menilai Kepri tidak cukup hanya mengandalkan jarak yang dekat dengan Singapura. Promosi wisata dan kegiatan yang mampu mendatangkan wisman juga perlu diperkuat.

“Selain promosi, kita harus membuat kegiatan yang memang bisa menarik wisman,” pungkasnya.