Lingga, mejaredaksi – Warga RT 003 RW 001, Kelurahan Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, sudah lebih dari satu dekade menanti perbaikan jalan rusak yang tak kunjung terealisasi.
Kondisi jalan sempit, berlubang, dan berbatas jurang itu menjadi momok harian, terutama saat malam hari tanpa penerangan.
Abdul, warga setempat, menuturkan terakhir kali jalan itu mendapat perhatian pemerintah sekitar tahun 2012 atau 2013.
“Setelah itu, tidak pernah ada perbaikan lagi. Bahkan beberapa bulan lalu, ada warga hampir terperosok ke jurang gara-gara lubang,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).
Tak hanya berbahaya bagi pengguna motor, akses darurat pun terhambat. Mobil ambulans dan pemadam kebakaran tidak bisa masuk jika ada keadaan darurat seperti kebakaran atau warga yang sakit parah.
“Jangan tunggu ada korban jiwa baru bertindak,” tambah Abdul.
Lurah Sungai Lumpur, Raja Roni Wahyudin, mengatakan pihak kelurahan telah rutin mengusulkan perbaikan sebagai program prioritas.
“Namun karena efisiensi anggaran, perbaikannya belum bisa direalisasikan oleh pemerintah kabupaten,” jelasnya.
Kabar baiknya, Dinas Perkim Provinsi Kepri telah meninjau dan mengukur lokasi. Bantuan perbaikan sepanjang 140 meter direncanakan akan terealisasi pada 2025.
Sementara itu, Disperkim Kabupaten Lingga disebut kemungkinan akan menyusul tahun depan meski belum bisa menyeluruh.
Warga berharap perbaikan dapat dilakukan secara total agar aktivitas masyarakat kembali lancar tanpa rasa takut saat melintasi jalur rusak tersebut.






