Pemko Tanjungpinang Gelar Pasar Murah, Minyak Goreng Diserbu Warga

Tanjungpinang,mejaredaksi – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menggelar Operasi Pasar Murah menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Halaman Gedung Tengku Mandak, Bintan Center, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, mengatakan operasi pasar murah digelar sebagai langkah pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pokok yang mulai mengalami kenaikan menjelang Iduladha.

“Justru untuk mengatasi jangan sampai harga terlalu tinggi, kita adakan pasar murah,” ujarnya.

Menurutnya, komoditas yang paling banyak diburu masyarakat dalam operasi pasar tersebut adalah minyak goreng dan beras.

Pemko Tanjungpinang juga menggandeng sejumlah distributor, Bulog, pelaku UMKM hingga petani lokal guna memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kita apresiasi kepada Dsayur dan Bulog yang ikut membantu masyarakat,” ucapnya.

Ketua Asosiasi Distributor Barang Pokok (Adibapok), Sadmi Al Qayyum, menyebut kegiatan pasar murah merupakan hasil kolaborasi antara distributor bahan pokok bersama Pemko Tanjungpinang.

“Alhamdulillah, pemerintah kota bersama asosiasi distributor dapat menghadirkan harga pangan yang lebih terjangkau,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany, mengatakan tingginya antusias masyarakat membuat stok minyak goreng yang awalnya hanya disiapkan sebanyak 100 dus harus kembali ditambah menjadi total 180 dus.

“Karena antusias masyarakat sangat tinggi, distributor kembali menambah stok menjadi total 180 dus,” ujarnya.

Ia menjelaskan harga minyak goreng yang dijual dalam operasi pasar lebih murah dibanding harga eceran tertinggi (HET) di pasaran.
Jika harga HET mencapai Rp15.700 per liter, masyarakat dalam operasi pasar cukup membeli dengan harga Rp15 ribu.

“Minyak kita itu harga di pasar HET kita Rp15.700, harga di sini Rp15.000, jadi antusias dari ibu-ibu rumah tangga, masyarakat luar biasa,” katanya.