
TANJUNGPINANG, (MR) – Warga masyarakat Kota Tanjungpinang menggelar deklarasi kebangsaan dan penandatanganan dukungan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 yang aman, damai dan kondusif bertempat di lapangan Pamedan Tanjungpinang, Kamis (17/10).
Deklarasi dan penandatanganan ini diprakarsai oleh PMII Tanjungpinang dan Banser Kota Tanjungpinang yang dihadiri berbagai elemen masyarakat yang ada di Kota Tanjungpinang.
Hadir pada kegiatan ini Ketua LAM Kota Tanjungpinang Datuk H. Wan Raffiwar, Camat se-Kota Tanjungpinang, Lurah se-Kota Tanjungpinang, PMII Tanjungpinang, GMKI Tanjungpinang-Bintan, IMKL Tanjungpinang-Bintan, GMNI Tanjungpinang-Bintan, HMI Tanjungpinang-Bintan, KAMMI Tanjungpinang-Bintan, Forum RT/RW Seijang, Forum RT/RW Tg. Ayun Sakti, Forum RT/RW Pinang Kencana, Forum RT/RW Kelurahan Batu IX, Karang Taruna Tanjungpinang, GP Ansor Tanjungpinang, GP Banser Tanjungpinang, Masyarakat Kelurahan Penyengat, OKP, LSM dan Ormas Kota Tanjungpinang.
Peserta deklarasi yang hadir pada kegiatan tersebut menandatangani petisi Kami Menolak Unjuk Rasa Anarkis, Terorisme Dan Radikalisme Serta Mendukung Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden Periode 2019-2024 Yang Aman, Damai Dan Kondusif.
Deklarasi Kebangsaan kemudian dibuka dengan mengangkat tema Mengajar Pemersatu Bangsa dalam Menjaga Bangsa. Pelaksanaan Deklarasi masyarakat Kota Tanjungpinang mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang aman dan kondusif.
Adapun deklarasi tersebut berbunyi:
“Kami Masyarakat & Pemuda Kota Tanjungpinang Menolak Unjuk Rasa Anarkis, Terorisme Dan Radikalisme Serta Mendukung Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden Periode 2019-2024 Yang Aman, Damai Dan Kondusif”.
Ketua PMII Tanjungpinang, Pandi Simangunsong mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan ini yaitu mempersatukan masyarakat khususnya Kota Tanjungpinang untuk tetap menjaga jelang hingga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih tetap aman dan kondusif.
Dengan adanya kegiatan ini juga kita ingin masyarakat Tanjungpinang untuk tetap aman, damai dan kondusif. Artinya sikap dari pihaknya siap mendukung dan mensukseskan pelantikan.
“Jangan mudah terprovokasi terhadap isu-isu berkembang. Kita selaku mahasiswa dan masyarakat tidak ingin terpecah belah,” pungkasnya. (red)






