
Tanjungpinang, MR – Sebanyak 63 pelajar SMA Negeri 5 Tanjungpinang unjuk kebolehan dalam drama kolosal Perjuangan Kemerdekaan dalam acara Malam Ramah Tamah dan Hiburan, pada rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 77 tahun 2022, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Tanjungpinang.
Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB dengan menampilkan berbagai hiburan salah satunya aktrasi perjuangan dengan teatrikal oleh pelajar kelas 10 hingga 12 yang menggambarkan bagaimana para pejuang dahulu berjuang, berkorban jiwa dan raga dalam memperebutkan kemerdekaan RI.
Drama kolosal dengan persiapan 1 minggu tersebut mengambil makna dan cerita Bung Tomo. Dimana saat itu dalam melawan penjajahan Belanda Bung Tomo begitu besar memberikan semangat kepada pasukan dan pemuda dari seluruh tanah air untuk melawan dan menghancurkan pasukan penjajah.
Dalam cerita, penjajah sempat mengibarkan benderanya untuk mengambil wilayah Indonesia. Namun dengan semangat pejuang Indonesia akhirnya Bung Tomo dan pasukannya mampu menumpas habis pasukan penjajah dan merobek bendera Belanda.
Supriyanto selaku pelatih dan guru pembimbing SMAN 5 Tanjungpinang, mengatakan bahwa drama kolosal tersebut juga bertujuan untuk mengingatkan kepada siswa agar selalu dapat menghargai jasa-jasa pahlawan yang telah bersusah payah merebut kemerdekaan RI dari tangan penjajah.
“Cara menghargai dan menghormati jasa para pejuang bangsa itu adalah dengan berusaha giat untuk belajar dan berusaha agar berprestasi, sebab dengan prestasi tentunya para siswa akan dapat mengharumkan nama bangsa,” jelas Supriyanto didampingi pembimbing lainnya, Daman dan Sargian.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad beserta pimpinan Forkopimda Kepri serta masyarakat yang tumpah ruah menyaksikan ikut larut dalam cerita. Ketika salah satu siswa yang berperan sebagai Bung Tomo, berhasil melumpunkan pasukan Belanda yang kemudian merobek bendera Belanda disambut dengan tepuk tangan para penonton.
Dikesempatan tersebut, Ansar menyampaikan berbagai rangkaian yang telah dilaksanakan sempena peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 77 tahun 2022 tingkat Provinsi Kepri.

Selain itu, Ansar juga menyampaikan hormat dan rasa bangga, sebab bisa bersilaturahmi langsung dengan para veteran di Provinsi Kepulauan Riau, dengan silaturahim ini ia berharap akan dapat senantiasa membangkitkan jiwa nasionalisme.
“Veteran merupakan para pejuang yang berperan secara aktif membela negara Republik Indonesia melawan penjajah dengan sekuat tenaga dalam satu tujuan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Sebagai bangsa yang berbudaya dan telah menikmati kemerdekaan serta hasil pembangunan, sudah selayaknya memberikan penghormatan atas jasa-jasa pejuang perintis kemerdekaan.
Ansar pun berkomitmen memberikan perhatian sungguh-sungguh terhadap para veteran. Ia berharap veteran dapat tetap menjadi payung negeri. Dapat menjadi penunjuk jalan para penerus.
“Kita hargai perjuangan dengan cara ikut mengambil bagian mewujudkan cita-cita proklamasi dan mengisi kemerdekaan. Mari kita implementasikan semangat veteran ini dalam menghadapi tantangan-tantangan global di era modernisasi saat ini dalam bentuk perjuangan menghadapi tantangan yang berbeda,” ucapnya.
Terhadap Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kepri, Ansar juga menyampaikan rasa bangganya yang telah sukses melaksanakan tugasnya dengan baik.
“Saya yakin saudara-saudara akan menjadi pelopor dan penentu masa depan bangsa. Jadilah teladan di tempat saudara hidup dan tinggal, agar menjadi estafet kepemimpinan. Semoga sukses menjadi generasi harapan bangsa,” pungkasnya.
Rangkaian HUT RI ke-77 Tingkat Provinsi Kepri menggelar Malam Ramah Tamah dan Hiburan dalam rangka bersilaturahmi dan menikmati berbagai hiburan yang disediakan.
Diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang diiringi Marching Band Maritim Bintan Corps. Diikuti pemutaran video pembangunan Kepri dibawah kepemimpinan Gubernur Ansar dan Wagub Marlin, pemberian pulut adab bunga telur kepada warakawuri, penyerahan tali asih kepada perwakilan veteran, penyerahan piagam dan plakat kepada Anggota Paskibraka, Pelatih dan Tim Medis Paskibraka, serta penghargaan kepada perwakilan WP taat pajak,
Disejalankan juga seremonial penghargaan Provinsi Layak Anak (Provila), piagam penghargaan dari Menteri Pertanian sebagai Provinsi Menuju 0 kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), serta penghargaan dari UNESCO Pantun Sebagai Budaya Warisan.
Acara dilanjutkan dengan berbagai hiburan diantaranya pembacaan puisi, peragaan busana warisan tradisional Kepulauan Riau, pertunjukan Solokustik, Drama Kolosal, dan tari kreasi serta lambak. (Bar)






