Tanjungpinang,mejaredaksi – Menjelang pelaksanaan Festival Media (Fesmed) Selat Malaka 2026, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang mulai membangun kolaborasi dengan berbagai media lokal untuk memperluas gaung agenda tersebut.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan Ketua AJI Tanjungpinang, Sutana, bersama Sekretaris Panitia Fesmed Selat Malaka 2026, Kurnia Syaifullah, ke kantor redaksi Ulasan Network, Senin (15/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Sutana menyampaikan Fesmed Selat Malaka 2026 akan berlangsung pada 19 hingga 21 September 2026 dengan pelaksanaan di dua kota, yakni Batam dan Tanjungpinang.
Menurutnya, dua hari pertama kegiatan akan berlangsung di Batam, sementara hari terakhir akan dipusatkan di Balai Adat Indera Perkasa Pulau Penyengat, Tanjungpinang.
Pulau Penyengat dipilih sebagai lokasi sarasehan dan forum diskusi kelompok terpumpun (FGD) yang mempertemukan AJI dari berbagai daerah di Indonesia untuk membahas perkembangan serta arah organisasi ke depan.
“Seluruh AJI dari berbagai wilayah akan berkumpul di Balai Adat Penyengat untuk berdiskusi mengenai masa depan AJI dan perkembangan dunia pers ke depan,” ujarnya,
Ia menambahkan, pemilihan Pulau Penyengat juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Kepulauan Riau kepada para jurnalis yang datang dari berbagai daerah.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Fesmed Selat Malaka, Kurnia Syaifullah, mengatakan Fesmed tahun ini mengusung tema Kemerdekaan Pers dan Keadilan HAM di Asia Tenggara.
Menurutnya, festival tersebut tidak hanya melibatkan insan pers, tetapi juga menghadirkan organisasi masyarakat sipil, pegiat lingkungan, mahasiswa, pelajar, pemangku kepentingan, hingga pelaku UMKM.
“Fesmed Selat Malaka menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat untuk berdiskusi mengenai kebebasan pers, isu kemanusiaan, dan berbagai tantangan yang terjadi di kawasan Asia Tenggara,” jelasnya.
Pemimpin Redaksi Ulasan Network, Mohammad Rakhmat, menyambut positif agenda tersebut dan menyatakan kesiapan medianya untuk mendukung publikasi sejak masa persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
“Jurnalis dari berbagai daerah yang hadir nantinya tentu akan menghasilkan banyak karya jurnalistik tentang Tanjungpinang dan Kepri. Karena itu, kami sebagai bagian dari media lokal siap memberikan dukungan demi kemajuan daerah dan dunia pers,” pungkasnya.












