Tanjungpinang,mejaredaksi – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, mengajak masyarakat Tanjungpinang ikut serta dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Menurutnya, PAD Tanjungpinang saat ini masih tergolong rendah, yakni di bawah 5 persen. Angka tersebut masih tertinggal dibandingkan capaian tingkat provinsi yang telah mencapai sekitar 6,9 persen.
“Kita mengajak masyarakat Tanjungpinang untuk bersama-sama meningkatkan PAD daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan daya tarik wisata, termasuk pengembangan kawasan Gurindam 12.
“Kawasan Gurindam 12 ini sudah mulai bagus, nanti akan kita tambahkan lagi fasilitas agar semakin menarik wisatawan datang ke Tanjungpinang,” jelasnya.
Selain itu, penataan kawasan Pasar Lama di Tanjungpinang juga akan terus dilakukan secara bertahap.
“Pasar lama di Kota Tanjungpinang akan terus kita tata, insyaallah,” tambahnya.
Ia menekankan, pengembangan sektor pariwisata tidak hanya berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
“Tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga perputaran ekonomi akan terasa, dan itu pasti,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama, khususnya di Pulau Penyengat.
“Bayangkan kalau orang ke Pulau Penyengat dan menginap di homestay, tentu pendapatan masyarakat akan lebih banyak. Tapi saat ini rata-rata mereka hanya datang lalu pulang,” ungkapnya.
Untuk itu, pemerintah akan terus berupaya meningkatkan sektor wisata sekaligus ekonomi, salah satunya melalui rencana pembangunan tugu bahasa di Pulau Penyengat sebagai ikon baru daerah.
“Oleh karena itu, kita akan membangun tugu bahasa di Pulau Penyengat,” pungkasnya.






