Bappenas Tinjau Pulau Penyengat, Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan Nasional

Tanjungpinang, mejaredaksi – Pemerintah pusat melalui Deputi Bappenas RI Bidang Pembangunan Kewilayahan, Medrilzam, melakukan peninjauan ke kawasan Pulau Penyengat, Jumat (10/4/2026).

Dalam kunjungannya, ia menilai pengelolaan Pulau Penyengat sudah berjalan dengan baik dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan nasional.

“Kami melihat langsung, alhamdulillah khusus Pulau Penyengat ini sudah sangat baik pengelolaannya dan memiliki potensi besar sebagai ruang wisata,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa konsep wisata di Pulau Penyengat akan difokuskan pada wisata sejarah, religi, serta budaya yang menjadi kekuatan utama pulau tersebut.

Pengembangan ini juga akan masuk dalam desain klaster wisata nasional tahap kedua, yang bertujuan memperluas sebaran destinasi wisata di seluruh Indonesia.

“Harapannya, wisatawan tidak hanya terkonsentrasi di satu titik, tetapi bisa menyebar sesuai minat, termasuk ke destinasi seperti Penyengat ini,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyampaikan bahwa pembangunan kawasan wisata di Pulau Penyengat ditargetkan mulai berjalan pada Juni mendatang.

“Kita ingin menjadikan ini magnet wisata seperti yang disampaikan Pak Deputi. Tidak hanya monumen, tetapi juga museum dan perkampungan penulis yang memiliki nilai sejarah bahasa,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keberanian pemerintah daerah dalam menciptakan daya tarik wisata baru, mengingat Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi dinilai masih relatif sepi kunjungan wisatawan.

Ia menambahkan, strategi pengembangan wisata tidak hanya menyasar wisatawan mancanegara dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, tetapi juga wisatawan domestik yang jumlahnya mencapai 4,3 juta orang pada tahun 2025.

“Kita dorong wisatawan domestik dan mancanegara datang ke pulau kecil yang punya sejarah besar seperti Penyengat ini,” tegasnya.