BKKBN Kepri Ajak Jurnalis Tekan Angka Stunting

BKKBN Kepri menggelar Forum Jurnalis Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting, sumber foto: BKKBN Kepri

Batam, mejaredaksi – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengajak para jurnalis, untuk ikut menekan angka stunting di Kepri.

BKKBN Kepri menggelar Forum Jurnalis Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.

Forum itu yang dilaksanakan di Hotel Aston Batam itu, diikuti perwakilan dari media cetak, elektronik dan online secara langsung dan daring.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri, Rohina, mengatakan bahwa jurnalis adalah salah satu mitra BKKBN yang menjadi garda terdepan dalam upaya percepatan penurunan prevalensi stunting.

“Bersama jurnalis bisa lebih banyak masyarakat yang mendapat edukasi, tanpa keterlibatan media program tersebut tidak akan sampai ke masyarakat,” kata Rohina, Senin (18/3).

Rohina menyampaikan Setiap organisasi memiliki visi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Hal itu dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan.

Salah satu bentuk pelayanan instansi pemerintah pada publiknya adalah terkait dengan keterbukaan informasi dan pelayanan informasi.

Segala bentuk kebijakan pemerintah harus dapat dikomunikasikan, tidak hanya secara cepat dan akurat, tetapi juga dengan cara yang dapat diterima oleh masyarakat.

“Untuk itu, humas harus mampu membangun hubungan yang lebih erat kepada para stakeholder-nya, salah satunya dengan insan pers media massa,” sebutnya.

Rohina berharap dengan akrabnya masyarakat dengan digitalisasi, maka masyarakat semakin mudah untuk mendapatkan informasi tentang percepatan penurunan stunting, penerapan pola asuh yang baik hingga cara mengatasi stunting.

“Dari kegiatan ini kami ingin satgas di BKKBN bisa menulis dengan baik dan berkerjasama dengan media ke depannya,” ujar Rohina.

Sementara, Ketua Tim Kerja Hubalila, AKIE dan Kehumasan BKKBN Kepri, Dewita Sari menyampaikan kegiatan itu diikuti oleh 21 mitra media masa, 20 orang penyuluh KB Kota Batam dan 16 orang satgas stunting.

Ia berharap forum itu dapat membangun relation untuk memperoleh opini publik yang positif dalam menginformasikan program bangga kencana dalam rangka percepatan penurunan stunting.

“Agar informasi mengenai isu pembangunan keluarga, kependudukan dan Keluarga berencana dalam percepatan penurunan stunting dapat tersampaikan,” jelasnya.

Penulis: Ismail
Editor: Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *