Gubernur Ansar Gesa Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, 82 Lokasi di Kepri Masuk Tahap Survei Topografi

Tanjungpinang,mejaredaksi – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, mempercepat realisasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota segera menyelesaikan persyaratan administrasi dan kelengkapan data pendukung.

Langkah tersebut dilakukan menyusul 82 dari total 120 kawasan pesisir yang diusulkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih di Kepri telah memasuki tahap survei topografi sebagai syarat penyusunan Detail Engineering Design (DED).

Survei tersebut tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Natuna sebanyak 17 titik, Kabupaten Lingga 18 titik, Kabupaten Bintan 10 titik, Kabupaten Kepulauan Anambas 20 titik, Kabupaten Karimun 9 titik, serta masing-masing 4 titik di Kota Tanjungpinang dan Kota Batam.

Ia menegaskan seluruh pihak harus bergerak cepat agar program yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut dapat segera direalisasikan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Saya berharap seluruh pihak dapat berperan aktif dalam menggesa percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya saat memimpin Rapat Evaluasi dan Konsolidasi Usulan KNMP di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, setelah survei topografi pada 82 lokasi dan 18 titik usulan tambahan prioritas selesai, Pemprov Kepri akan mengajak seluruh bupati dan wali kota bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan.

Ia menilai Program Kampung Nelayan Merah Putih sangat strategis bagi Kepri sebagai daerah kepulauan. Penataan kawasan pesisir secara modern dan terintegrasi diyakini mampu meningkatkan taraf hidup nelayan serta memperkuat ekonomi daerah.

Sementara itu, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kepri, Luki Zaiman Prawira, menyampaikan Pemprov Kepri juga mengajukan tambahan 18 titik prioritas untuk program tersebut.

Ia menyebut saat ini tiga Kampung Nelayan Merah Putih telah rampung dibangun di Kota Batam, sementara satu lokasi lainnya di Kabupaten Natuna masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan selesai pada Juli 2026.

“sampai saat ini terdapat tiga Kampung Nelayan Merah Putih yang telah selesai dibangun di Kota Batam. Sementara satu lokasi lainnya di Kabupaten Natuna masih dalam proses pembangunan dan diperkirakan selesai pada Juli 2026,” jelasnya.