Tanjungpinang, mejaredaksi – Para pengelola dan pendidik PAUD se-Provinsi Kepulauan Riau kini dibekali berbagai ilmu dan pendekatan baru dalam pendidikan anak usia dini. Hal ini ditandai dengan digelarnya kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelola dan Pendidik PAUD di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Selasa (24/6/2025).
Bunda PAUD Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, menyampaikan bahwa tantangan pendidikan anak saat ini tidak lagi sebatas penguasaan huruf dan angka. Dunia pendidikan, khususnya PAUD, kini dituntut lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, kurikulum, dan kebutuhan anak yang beragam.
“Pendidik PAUD adalah ujung tombak dalam membentuk karakter sejak dini. Mereka harus terus belajar agar bisa menjawab tantangan zaman,” ujar Dewi.
Pelatihan ini menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual. Mulai dari literasi-numerasi, pembelajaran berbasis bermain, hingga komunikasi efektif dengan orang tua menjadi fokus utama.
Tak hanya itu, peserta juga dikenalkan pada penggunaan teknologi secara bijak serta pendekatan inklusif dalam mendidik anak-anak berkebutuhan khusus.
Dewi Ansar menegaskan bahwa kegiatan ini bukan menggantikan peran guru, melainkan menguatkan posisi mereka sebagai pilar utama dalam pendidikan anak usia dini.
“Kami ingin para guru PAUD terus berkembang dan menjadi pelopor perubahan positif dalam pendidikan dasar,” katanya.
Acara ini juga menjadi momentum penandatanganan kerja sama antara Bunda PAUD Kepri dan BPMP Kepri. Hadir pula narasumber dari BNNP Kepri dan BPMP Kepri yang turut memperkaya materi pelatihan.
Dengan bekal baru ini, para pendidik PAUD Kepri diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inklusif, adaptif, dan relevan di tengah perubahan zaman.






