
Tanjungpinang, MR – Sempat naik hingga tiga kali lipat, harga komoditas sayur di Tanjungpinang, Kepulauan Riau berangsur turun.
Turunnya harga sayur itu menurut Hasni Purba, salah seorang pedagang sayur di pasar Bestari Bintan Center Tanjungpinang, seiring dengan membaiknya cuaca.
“Kemarin penyebabnya cuaca, musim hujan banyak petani gagal panen, kebunnya terendam,” ujar Hasni, Selasa (14/2/2023).
Meskipun harga sayur belum normal, Hasni mengatakan pasokan sayur sudah mulai banyak dipasar.
“Sudah banyak masuk, harga pun turun. Bayam kemarin sempat Rp 36 ribu, sekarang Rp 26 ribu,” sebutnya.
Senada dengan Hasni, Muqoyim pedagang sayur lainnya juga mengatakan, penyebab kenaikan harga sayur akibat musim hujan yang mengakibatkan pasokan sayuran dari petani berkurang.
“Sayur kita ambil dari Bintan. Pengaruh musim hujan mereka (Petani) gagal panen,” ujar Muqoyim.
Menurutnya saat ini harga sayur belum stabil. Kangkung harga normal Rp 10 ribu saat ini Rp 18 ribu per kilogram. Sedangkan kacang panjang harga normal Rp 10 ribu saat ini dijual Rp 12 ribu per Kilogram.
“Sawi hijau sebelumnya Rp 12 ribu, sekarang masih Rp 18 ribu. sawi minyak Rp 20 ribu, harga normal Rp 14 ribu,” jelas Muqoyim.
Selain komoditas sayur, harga bumbu dapur juga masih masih terpantau naik. Menurut pedagang kenaikan tersebut akibat kurangnya pasokan.
“Rata-rata naik sekitar 20 hingga 30 persen,” ujar Basrijal, pedagang bumbu dapur di Pasar Bestari Bintan Center.
Penulis: Ismail
Editor : Syaiful






