Jakarta, mejaredaksi – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meresmikan kantor barunya di Gedung Graha Sentana, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2026). Peresmian ini bertepatan dengan peringatan 20 tahun lembaga tersebut, sekaligus menjadi simbol penguatan peran pengawasan terhadap institusi kepolisian.
Anggota Kompolnas, Mohammad Choirul Anam, menyebut perpindahan kantor bukan sekadar perubahan lokasi, tetapi juga langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.
“Tema yang kita angkat adalah profesional dan integritas. Kompolnas harus bekerja secara profesional dan berintegritas, sekaligus memastikan kepolisian juga berjalan dalam koridor tersebut,” ujarnya.
Menurut Anam, kehadiran kantor baru diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama dalam menindaklanjuti laporan dan pengaduan masyarakat terhadap kinerja Polri.
“Dengan kantor baru ini, kami berharap kerja-kerja Kompolnas semakin maksimal dan pelayanan terhadap masyarakat semakin optimal,” jelasnya.
Selain itu, Kompolnas juga terus berinovasi dengan mengembangkan sistem pengaduan berbasis digital guna mempermudah akses masyarakat. Meski demikian, layanan konvensional tetap dipertahankan agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Kami melakukan peningkatan sistem pengaduan digital, tetapi layanan langsung tetap kami buka agar semua masyarakat bisa terlayani,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Anam turut menyoroti kebijakan larangan live streaming bagi anggota Polri saat bertugas. Ia menilai langkah tersebut sebagai upaya positif untuk menjaga fokus dan profesionalisme aparat.
“Tugas utama kepolisian adalah melayani masyarakat, bukan membuat konten. Transparansi tetap bisa dilakukan tanpa live streaming,” pungkasnya.






