Tanjungpinang,mejaredaksi – Target 100 ribu wisatawan mancanegara (wisman) masih dikejar Pemerintah Kota Tanjungpinang di tengah keterbatasan pengembangan sektor pariwisata.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, mengatakan target tersebut tetap menjadi sasaran hingga akhir 2026.
Hingga Juni 2026, tercatat 31.698 kunjungan wisman ke Tanjungpinang. Jika digabung dengan wisatawan nusantara (wisnus), total kunjungan wisatawan mencapai 496.475 orang.
Sementara sepanjang 2025, Tanjungpinang mencatat 63.306 kunjungan wisman dari total 832.390 kunjungan wisatawan. Angka itu terdiri dari 769.084 wisnus dan 63.306 wisman.
Nazri mengatakan keterbatasan yang masih dihadapi membuat pengembangan pariwisata membutuhkan kolaborasi, termasuk bersama Pemerintah Provinsi Kepri melalui berbagai kegiatan.
“Dalam kondisi sekarang, karena ada keterbatasan, kita melakukan kolaborasi, termasuk dengan pemerintah provinsi melalui beberapa event yang dilaksanakan,” ucapnya, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku pariwisata menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan daya tarik Tanjungpinang bagi wisatawan.
Upaya tersebut juga diarahkan pada penguatan destinasi yang selama ini menjadi daya tarik utama, salah satunya Pulau Penyengat.
Pulau Penyengat dinilai masih menjadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan. Pengembangan fasilitas pendukung serta informasi dalam beberapa bahasa diharapkan dapat memperluas daya tariknya bagi wisman.
“Kita terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara,” ucapnya.
Selain Pulau Penyengat, Disbudpar juga melihat kawasan Pecinan dan Patung Seribu sebagai potensi yang dapat dikembangkan untuk memperkaya pilihan destinasi wisata di Tanjungpinang.
Ia menilai penguatan destinasi dan pelaksanaan berbagai kegiatan menjadi bagian dari upaya mengejar target kunjungan wisman yang telah ditetapkan.
“Untuk saat ini Pulau Penyengat memang menjadi salah satu yang banyak dikunjungi wisatawan,”pungkasnya.












