
Karimun, MR – Seorang ABK KM Bahagia Natuna, Raden Bambang Firman Alamsyah (18) yang ditemukan selamat di perairan Vietnam, merupakan warga Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).
Remaja yang akrab disapa Iman merupakan ABK kapal tangkap ikan KM Bahagia Natuna yang terjatuh di laut Natuna dan hanyut hingga ke perairan Vietnam.
Firman Alamsyah sendiri adalah warga jalan Kompak No. 46 Kampung Bukit Atas, RT 04/RW 01, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Raden Ridwan, ayah Iman berharap anaknya dapat segera kembali ke rumah. Keluarga sangat bersyukur, kata Ridwan, bahwa anaknya Iman ditemukan dalam keadaan selamat.
“Kami berharap pihak terkait dapat membantu pengurusan kepulangan Iman kembali ke Karimun,” kata Ridwan saat dikunjungi petugas dari Lanal TBK, Kantor Imigrasi Tanjungbalai Karimun, Kesbangpol Kabupaten Karimun, Satpolairud Polres Karimun dan Kodim 0317/TBK.
Baca Juga : Sempat Hilang di Laut Seorang ABK KM Bahagia Natuna Ditemukan Selamat
Kasi Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Fajri Dirgantara mengatakan saat ini kepulangan Iman ke Indonesia masih dalam proses.
“Kita dapatkan informasi hari ini Coast Guard Vietnam akan menyerahkan Iman ke KBRI di Vietnam,” ujar Fajri yang dijumpai di kantornya, Selasa (17/1/2023).
Selain itu, diperkirakan Iman akan tiba di Indonesia pada tanggal 19 atau 20 Januari 2023. Dijelaskannya dari Vietnam Iman akan diterbangkan ke Singapura dan melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi laut ke Kabupaten Karimun.
“Untuk surat perjalanan, paspor dan dokumen lainnya itu dari kedutaan yang fasilitasi. Sekitar tiga atau empat hari setelah berada di KBRI baru dipulangkan,” terangnya.
Menurut Fajri, Iman terjatuh pada tanggal 7 Januari 2023, ketika kapalnya hendak kembali ke Karimun. Pada saat berlayar, Iman tidak membawa paspor karena mencari ikan di perairan Indonesia.
“Kemarin itu dia memang tidak bawa paspor karena nyari ikan di Natuna. Kata orang tuanya dia terjatuh ketika akan balik ke Karimun. Jadi dia memang tidak mencoba masuk ke negara lain,” jelas Fajri.
Untuk saat ini kondisi Iman di Vietnam dalam keadaan yang baik dan trauma karena hanyut sebelumnya. Pihak keluarga telah bisa melakukan kontak dengan Iman melalui sambungan video call. (Put)






