Lebih Cepat dari Target, Jalan Gajah Mada Depan Hotel Vista Batam Resmi Dibuka

Batam, mejaredaksi – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) resmi membuka kembali ruas Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Hotel Vista atau Tanjakan Vista, pada Kamis (29/10/2026). Jalan tersebut kembali dapat dilalui masyarakat setelah pekerjaan perbaikan selesai lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan penyelesaian pekerjaan lebih awal memungkinkan ruas jalan tersebut segera dimanfaatkan kembali untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Kota Batam.

“Alhamdulillah, hari ini pekerjaan teknis telah selesai dan ruas jalan ini dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” ujar Amsakar saat meninjau lokasi.

Sebelumnya, pekerjaan perbaikan Jalan Gajah Mada di depan Hotel Vista dimulai pada 18 Oktober 2026 dan ditargetkan selesai pada 1 November 2026. Namun, berkat percepatan pengerjaan, jalan tersebut sudah dapat dibuka pada 29 Oktober 2026.

Amsakar berharap, dibukanya kembali ruas jalan ini dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas dan melintasi kawasan Tanjakan Vista.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung percepatan pekerjaan sehingga jalan dapat kembali digunakan sebelum batas waktu yang direncanakan.

“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah mendukung percepatan pekerjaan ini. Kami berharap, dibukanya kembali jalan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu kelancaran mobilitas di Kota Batam,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan bahwa percepatan pekerjaan dilakukan melalui koordinasi dengan kontraktor pelaksana, PT Waskita Karya, serta penerapan metode peningkatan mutu beton.

Menurut Mouris, mutu beton ditingkatkan dari F’c 300 menjadi F’c 550 untuk mendukung kualitas konstruksi sekaligus mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Penerapan metode tersebut dilakukan agar jalan dapat segera difungsikan kembali dengan tetap memperhatikan aspek teknis dan kualitas konstruksi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemeliharaan jalan setelah dibuka juga menjadi perhatian penting, terutama terkait beban kendaraan yang melintas.

Dengan lebar sekitar tujuh meter, ruas jalan tersebut dirancang untuk melayani kendaraan dengan batas beban tertentu. Karena itu, pengendalian tonase diperlukan untuk menjaga daya tahan konstruksi dan mencegah kerusakan akibat kendaraan yang membawa beban berlebih.

“Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memasang rambu pembatasan kendaraan. Ruas jalan ini nantinya diperuntukkan bagi kendaraan dengan berat maksimal delapan ton, sehingga kualitas konstruksi dapat terjaga dan jalan tidak kembali mengalami kerusakan akibat beban berlebih,” jelasnya.

Pembatasan kendaraan maksimal delapan ton tersebut akan diterapkan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi Jalan Gajah Mada di depan Hotel Vista. BP Batam juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mendukung pengaturan lalu lintas dan pemasangan rambu pembatasan.

Langkah ini diharapkan dapat mencegah kendaraan dengan beban berlebih melintasi jalan yang tidak dirancang untuk menanggung tonase tersebut.

Pengaturan lalu lintas menjadi bagian penting dari upaya BP Batam dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur, khususnya pada jalur strategis yang menunjang mobilitas masyarakat.

Sementara itu, pekerjaan perbaikan pada ruas jalan di sebelah lokasi tersebut masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada Februari 2027.