
Tanjungpinang, Mejaredaksi – Beberapa kali suara ledakan terdengar di antara api yang berkobar di The Oishi Chingu, sebuah restoran makanan khas Jepang dan Korea yang terletak di kawasan Jalan Raja Haji Fisabilillah, KM 8, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Rau, Sabtu (30/12/2023) pagi.
Suara ledakan itu membuat karyawan dan sejumlah warga yang berupaya memadamkan api di restoran ini memilih mundur. Mereka takut mendengar suara ledakan yang terdengar cukup kuat.
Kebakaran yang terjadi di reastoran ini pun kemudian mengundang perhatian masyarakat.
Seorang warga sekitar, Wahyu mengatakan, awalnya ia dikagetkan dengan gumpalan asap hitam, yang keluar dari restoran.
Ia kemudian melihat api sudah melalap lantai satu restoran itu.
Warga sekitar mulai membantu untuk memadamkan api, dengan mendobrak pinto restoran ini.
“Tapi niat itu diurungkan. Ada beberapa kali ledakan dari dalam ruko.,” katanya.
Menurut Wahyu, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang petugas kebersihan. Saat itu masih sangat pagi. Jam enam lebih.
“Dia liat asap dilantai dua. Tadi ada ledakan dua sampai empat kali lah dari tabung gas kecil untuk makanan. Pemilik nya tidak tinggal disini,” kata Wahyu di lokasi kejadian.
Sementara itu, Kasi Pencegahan Pemadam Kebakaran DPKP Tanjungpinang, Dery Ambary mengatakan pihaknya menurunkan dua unit mobil pemadam untuk memadamkan api.
Ia menduga, api yang melalap isi restoran berasal dari tumpukan kompor portable. Diduga kompor portable terlalu panas sehingga adanya percikan api menyebabkan terjadinya kebakaran.
“Api berasal dari belakangan, sepertinya terlalu panas, lalu ada percikan api sehingga menyebabkan kebakaran, api hanya membakar lantai satu aja,” ungkapnya.
Dalam kejadian kebakaran ini, tidak ada korban jiwa. Melainkan hanya kerugian material yang dialami pemiliki restoran. “Tidak ada korban jiwa. Sementara untuk kerugian yang dialami pemilik hingga saat ini belum diketahui,” pungkasnya. (*)
Penulis: M Ismail
Editor: Andri






