Masuk ASO Tahap 1, Masyarakat Kepri Masih Bisa Akses Siaran TV Analog

Teks : Siaran TV Digital. (Foto : Ismail)

Tanjungpinang, MR – Meski masuk dalam daftar daerah penghentian siaran TV Analog atau Analog Switch Off (ASO) tahap 1 yang dijadwalkan pada tanggal 30 April 2022 lalu. Namun, hingga kini siaran TV analog di wilayah Provinsi Kepulauan Riau masih bisa diakses.

Masyaraka di empat kabupaten/kota Provinsi Kepri, yakni Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun masih bisa mengakses siaran TV analog tanpa harus menggunakan Set Top Box.

Seperti dikatakan salah seorang warga Tanjungpinang, Zupri. Ia mengakui, hingga kini masih menonton siaran TV analog. Hal itu dikarenakan, ia belum membeli STB untuk mengakses siaran TV digital.

“Kami bisa menonton tv analog di rumah,” ungkapnya, Selasa (7/6/2022).

Ia mengatakan, alasan belum menggunakan menggunakan siaran TV digital karena belum mampu membeli STB yang harganya mulai Rp 200 ribu di pasaran. Meski, diakuinya, siaran TV digital memiliki kualitas gambar yang lebih baik dibandingkan siaran TV analog.

“Kami tidak tahu apakah dapat bantuan STB atau tidak. Tapi, kalau nak beli (STB), nanti-nantilah, mending beli beras,” sebut pria yang berprofesi sebagai nelayan ini.

Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepri, Hengky Mohari, menerangkan berdasarkan kebijakan pemerintah pusat ada penundaan penghentian siaran TV analog di daerahnya. Dimana, pada ASO tahap 1 yang dilaksanakan 30 April 2022 lalu, hanya 8 Daerah saja yang siaran TV analog-nya dihentikan.

Adapun ke-8 tersebut diantaranya, Wilayah Riau-4 melingkupi Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti. Kemudian, Wilayah Nusa Tenggara Timur-3 yaitu, Kabupaten Timur Tengah Utara, Belu, Malaka. Lalu, Wilayah Papua Barat-1 yaitu Kota Sorong dan Kabupaten Sorong.

“Sedangkan, Kepri tidak masuk dalam daftar 8 Daerah itu. Sehingga, saat ini di Kepri bisa 2 sekaligus, yakni siaran TV digital dan analog,” terang Hengky.

Kendati demikain, lanjut Hengky, dari pantauan nya di lapangan sudah banyak warga di 3 daerah di Kepri, yakni Kota Batam, Tanjungpinang dan Bintan yang sudah beralih ke siaran TV digital.

Hal itu dikarenakan banyaknya manfaat dan keunggulan yang bisa dinikmati saat menonton siaran tv digital.

“Di Kepri sendiri siaran TV digitah sudah ada 23 saluran, termasuk TV lokal yang berisi lokal konten,” tuturnya.

Ditambah lagi, kualitas gambar yang dihasilkan menggunakan Tv digital lebih jernih karena sudah Full High Definition (FHD).

“Dan yang terpenting lagi adalah siaran TV digital gratis tanpa dipungut biaya,” katanya.

Oleh karena itu, KPID Kepri mengimbau masyarakat Kepri yang masih menggunakan siaran TV analog dapat segera beralih ke siaran tv digital. Bagi Televisi yang mendukung siaran tersebut, dapat membeli STB di toko-toko terdekat.

“Di toko-toko sudah banyak. Disamping, penyaluran STB gratis bantuan pemerintah di Kepri juga terus berjalan, namun hanya untuk masyarakat yang masuk dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial,red),” demikian Hengky. (Ism)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed