Karimun,mejaredaksi – Dua nelayan asal Karimun, Supianto dan Zulkifli, berhasil dievakuasi setelah hanyut hingga perairan Malaysia, Minggu (13/4/2026).
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan kejadian bermula saat kapal korban mengalami mati mesin di perairan Tokong Hiu.
“Kapal mereka mengalami mati mesin sejak Sabtu malam dan terseret arus akibat cuaca buruk,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tim SAR langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.
“Kami segera menggerakkan Pos SAR Karimun dan berkoordinasi dengan MRCCp Johor Malaysia untuk izin penjemputan di wilayah mereka,” ucapnya.
Menurutnya, koordinasi lintas negara menjadi kunci keberhasilan operasi tersebut.
“Diplomasi efektif antarnegara menjadi kunci tim berhasil merapat ke posisi korban dan melakukan evakuasi dengan lancar,” katanya.
Ia menyebutkan tim rescue berangkat menggunakan speedboat Polair.
“Tim berangkat pukul 17.00 WIB dan berhasil mengevakuasi korban pada pukul 18.53 WIB di titik koordinat Malaysia,” jelasnya.
Ia menambahkan kedua nelayan dalam kondisi selamat saat ditemukan.
“Kondisi korban stabil dan langsung kami evakuasi,” sebutnya.
Setelah itu, korban dibawa kembali ke Karimun dan diserahkan kepada keluarga.
“Kedua nelayan tiba di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun pukul 20.15 WIB dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.
Fazzli memastikan operasi berjalan lancar hingga selesai.
“Operasi SAR resmi ditutup pukul 21.00 WIB setelah seluruh korban diserahkan dalam keadaan sehat,” pungkasnya.






