Ornamen Tugu Kapal Bulang Linggi Rusak, Warga Khawatirkan Keselamatan

Tanjungpinang, mejaredaksi – Tugu Kapal Bulang Linggi yang berdiri megah di Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang, kini mulai memprihatinkan. Beberapa ornamen kapal pinisi yang menjadi ikon tugu tersebut tampak rusak dan bahkan hilang, memicu kekhawatiran warga akan keselamatan.

Pantauan di lokasi, ornamen berbentuk bendera di atas layar bagian belakang kapal tampak patah, sementara ornamen serupa di bagian depan hilang. Tidak hanya itu, salah satu dayung di sisi kanan kapal juga diduga raib, terlihat dari jumlah yang tidak seimbang dengan sisi kirinya.

Rahmat, warga setempat, menduga kerusakan tersebut disebabkan angin kencang yang menerpa tugu. Ia mengingatkan bahwa ornamen dari bahan logam ringan itu berpotensi jatuh dan membahayakan pengunjung.

“Kalau jatuh saat ramai orang lewat, bisa celaka. Apalagi lokasinya dekat bandara, tempat banyak wisatwan lalu-lalang,” ujarnya, Selasa (23/4/2025).

Tugu yang diresmikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad pada awal 2023 itu memang menjadi magnet baru bagi warga dan wisatawan, khususnya pada sore hingga malam hari.

Karena itu, warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kerusakan agar tidak menimbulkan korban maupun merusak citra kota.

“Sayang kalau dibiarkan. Ini kan wajah kota juga,” tambah Rahmat.

Tugu Kapal Bulang Linggi tidak hanya menjadi simbol budaya lokal, tetapi juga berada di titik strategis sebagai pintu masuk utama wisatawan ke Tanjungpinang.

Penulis: Ismail      |      Editor: Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *